6 Respons Israel atas Dipilihnya Yahya Sinwar sebagai Pemimpin Baru Hamas

Senin, 12 Agustus 2024 - 13:35 WIB
loading...
6 Respons Israel atas...
Ada 6 respons Israel atas dipilihnya Yahya Sinwar sebagai pemimpin baru Hamas. Foto/EPA
A A A
JAKARTA - Yahya Sinwar telah dipilih Hamas sebagai pemimpin baru mereka, menggantikan Ismail Haniyeh yang dibunuh di Teheran, Iran, pada 31 Juli 2024. Setidaknya adaenam respons ketidaksukaan Israel atas bos baru Hamas tersebut.

Pemimpin Hamas sebelumnya, Ismail Haniyeh, dibunuh di tempatnya menginap di Teheran, Iran. Hamas dan Iran menuduh Israel sebagai pelaku pembunuhan.

Rezim Zionis tidak mengaku maupun menyangkal keterlibatannya dalam pembunuhan Haniyeh.

Namun, Washington Post mengungkap bahwa rezim Zionis kemudian memberitahu Washington atas pembunuhan Haniyeh yang menyebabkan kemarahan di Gedung Putih.

Sebelum dipilih sebagai pemimpin baru Hamas, Sinwar menjadi komandan lapangan kelompok tersebut di Jalur Gaza, Palestina.

Baca Juga: Israel Ancam Lenyapkan Pemimpin Baru Hamas Yahya Sinwar

Menurut rezim Zionis, Sinwar merupakan salah satu dalang serangan Hamas 7 Oktober 2023 terhadap Israel yang dikenal sebagai Operasi Badai al-Aqsa.

Bagi para anggota Hamas, Sinwar merupakan sosok perencana keamanan yang cerdas namun keras kepala. Dia juga berambisi menyatukan Hamas dan Fatah, faksi Palestina yang memerintah Tepi Barat.

6 Respons Israel atas Dipilihnya Yahya Sinwar Jadi Bos Baru Hamas

1. Kecaman Keras dan Ancaman


Israel mengecam Sinwar sebagai seorang ekstremis dan menyebutnya sebagai ancaman serius bagi keamanan negara Yahudi.

Rezim Zionis menganggap Sinwar sebagai salah satu dalang serangan 7 Oktober yang memicu perang besar di Gaza hingga sekarang.

Selain mengecam, militer Israel juga mengancam akan melenyapkan Sinwar.

Baca Juga: Pemimpin Baru Hamas Yahya Sinwar, Sosok Keras Kapal yang Dicap Orang Mati Berjalan

2. Peningkatan Keamanan


Israel meningkatkan langkah-langkah keamanan di wilayah yang berdekatan dengan Gaza sebagai respons terhadap kemungkinan eskalasi kekerasan setelah Sinwar jadi pemimpin baru Hamas.

3. Serangan Udara


Israel melancarkan serangan udara atau pun operasi militer sebagai respons atas dipilihnya Sinwar sebagai pemimpin baru Hamas.

Sinwar merupakan salah satu petinggi Hamas yang paling diburu intelijen dan militer Zionis setelah serangan 7 Oktober.

4. Galang Dukungan Internasional


Israel berusaha menggalang dukungan internasional untuk mengisolasi Hamas dan mengutuk kepemimpinan Sinwar di forum-forum global.

5. Penajaman Intelijen


Israel meningkatkan upaya intelijen untuk memantau dan memprediksi aktivitas Hamas di bawah kepemimpinan Sinwar.

6. Retorika Publik


Para pejabat Israel gencar menggunakan retorika publik yang menekankan bahaya dan ekstremisme Sinwar untuk memperkuat narasi keamanan domestik dan internasional mereka.

Reaksi ini mencerminkan kekhawatiran Israel terhadap potensi eskalasi konflik dan ketidakstabilan yang dapat ditimbulkan oleh kepemimpinan Sinwar di Hamas.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Iran Desak AS Paksa...
Iran Desak AS Paksa Israel Tarik Pasukan dari Lebanon
Rekomendasi
Polda Metro Jaya Jadwalkan...
Polda Metro Jaya Jadwalkan Periksa Awkarin Hari Ini Terkait Kasus Hanania Travel
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Brasil vs Jepang: Mampukah...
Brasil vs Jepang: Mampukah Samurai Biru Hapus Kutukan?
Berita Terkini
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Pria Misterius Dijuluki...
Pria Misterius Dijuluki 'Batman' Diburu Polisi karena Ikat Para Maling Motor di Tiang Lampu
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Infografis
6 Jenderal Ditunjuk...
6 Jenderal Ditunjuk Menjadi Pangdam di Kodam Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved