Serangan Ukraina Menggila di Kursk, Rusia Evakuasi 76.000 Warganya

Minggu, 11 Agustus 2024 - 09:22 WIB
loading...
Serangan Ukraina Menggila...
Serangan besar Ukraina telah menggila di wilayah Kursk, Rusia, dalam sepekan terakhir. Foto/Izvestia/IZ.RU
A A A
MOSKOW - Serangan besar Ukraina telah menggila di wilayah Kursk, Rusia, dalam sepekan terakhir. Moskow bahkan terpaksa mengevakuasi lebih dari 76.000 warganya dari wilayah perbatasan tersebut.

Serangan besar Kyiv di Kursk telah memasuki hari kelima pada hari Sabtu. Moskow memperingatkan bahwa pertempuran di wilayah tersebut bisa membahayakan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN).

Unit Ukraina menyerbu wilayah Kursk, barat Rusia, sejak Selasa pagi dalam serangan mendadak, serangan lintas perbatasan terbesar dan tersukses dalam konflik dua setengah tahun.

Pasukannya telah maju beberapa kilometer dan pasukan Rusia telah bergegas membawa tentara cadangan dan peralatan tambahan—meskipun tidak ada pihak yang memberikan rincian pasti tentang pasukan yang telah mereka kerahkan.



Kyiv telah mempertahankan kerahasiaan operasional yang ketat mengenai serangan tersebut dan belum secara terbuka mengonfirmasi bahwa mereka berada di balik serangan di Kursk.

Badan nuklir Rusia pada hari Sabtu memperingatkan tentang ancaman langsung terhadap stasiun tenaga nuklir Kursk di dekatnya, dan pejabat setempat merinci skala evakuasi warga sipil dari kota-kota dan desa-desa yang dekat dengan zona pertempuran.

"Lebih dari 76.000 orang telah direlokasi sementara ke tempat-tempat yang aman," tulis kantor berita milik pemerintah Rusia, TASS, mengutip seorang pejabat dari kementerian situasi darurat regional, yang dilansir Minggu (11/8/2024).

Bantuan darurat telah diangkut ke daerah perbatasan dan kereta tambahan ke Ibu Kota Rusia; Moskow, telah disiapkan bagi orang-orang yang melarikan diri dari pertempuran.

"Perang telah mendatangi kita," kata seorang wanita kepada AFP setelah tiba di stasiun kereta Moskow pada hari Jumat, menolak menyebutkan namanya.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
4 Alasan Uni Eropa Masih...
4 Alasan Uni Eropa Masih Butuh NATO, Salah Satunya Rusia Jadi Ancaman
Ayah Elon Musk Ungkap...
Ayah Elon Musk Ungkap Putra Kesayangannya Kagumi Putin
Siapa Yuri Napso? Anggota...
Siapa Yuri Napso? Anggota Parlemen Rusia Dipecat setelah Membolos Kerja selama 200 Hari Tanpa Alasan
Pihak Ketiga Berusaha...
Pihak Ketiga Berusaha Gagalkan Perundingan AS-Rusia, Siapa Mereka?
Trump Pilih Kasih, Mengapa...
Trump Pilih Kasih, Mengapa AS Tidak Kenakan Perang Tarif kepada Rusia?
Rusia Tuding Zelensky...
Rusia Tuding Zelensky Mainkan Permainan Berbahaya dengan Trump
Para Pemimpin Dunia...
Para Pemimpin Dunia Diam-diam Berbicara dengan Putin
AS Larang Personel Diplomatik...
AS Larang Personel Diplomatik di China Berhubungan Asmara dengan Warga Lokal
Tragis! Mantan Ratu...
Tragis! Mantan Ratu Kecantikan Myanmar Tewas akibat Gempa, Tertimbun Reruntuhan Apartemen
Rekomendasi
Profil 3 Calon Pemain...
Profil 3 Calon Pemain Naturalisasi Berdarah Jerman: Laurin Ulrich, Reno Munz, dan Ethan Kohler
Cara Cerdas Meghan Markle...
Cara Cerdas Meghan Markle Agar Produk Mahalnya Ludes Terjual dalam Hitungan Menit
Lee Dong Wook Komentari...
Lee Dong Wook Komentari Pemakzulan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol
Berita Terkini
Senjata Makan Tuan,...
Senjata Makan Tuan, Tarif Trump Ancam Produksi Senjata AS
22 menit yang lalu
Lebih dari 39.000 Anak...
Lebih dari 39.000 Anak Yatim di Gaza akibat Genosida Israel
1 jam yang lalu
Lawan Trump, Kanada...
Lawan Trump, Kanada Sumpah akan Memimpin Dunia
2 jam yang lalu
Abu Ubaidah: Tawanan...
Abu Ubaidah: Tawanan dalam Bahaya jika Israel Menolak Negosiasi
3 jam yang lalu
10 Negara Sahabat Amerika...
10 Negara Sahabat Amerika Serikat, Mayoritas Anggota NATO
5 jam yang lalu
Siapa Abdullah Al Sabah?...
Siapa Abdullah Al Sabah? PM Kuwait yang Sempat Dituduh Masuk Kristen
6 jam yang lalu
Infografis
Danau Laguna Verde,...
Danau Laguna Verde, Danau Paling Beracun di Dunia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved