Iran Bakal Serang Israel Selama 4 Hari, Pesawat Sipil Diminta Menjauh hingga 14 Agustus
Minggu, 11 Agustus 2024 - 08:43 WIB
loading...
Iran isyaratkan bakal serang Israel selama 4 hari. Iran juga telah minta pesawat sipil menjauhi wilayah udaranya hingga 14 Agustus. Foto/EPA
A
A
A
TEHERAN - Iran telah mengisyaratkan serangan terhadap Israel bisa berlangsung antara tiga hingga empat hari. Di sisi lain, Teheran telah mengeluarkan pemberitahuan untuk penerbangan sipil agar menghindari wilayah udara Iran hingga 14 Agustus 2024.
"Operasi udara Iran terhadap Israel bisa berlangsung tiga hingga empat hari," kata Ahmad Bakhshayesh Ardestani, anggota Komisi Keamanan Nasional Parlemen Iran, seperti diberitakan Iran International pada Sabtu malam.
“Iran tentu saja siap menghadapi konsekuensi dari serangan semacam itu dan akan siap menghadapi perkembangan selanjutnya,” katanya lagi, yang dilansir Jerusalem Post, Minggu (11/8/2024).
Baca Juga: Sederet Tanda Tanya soal Iran Tak Kunjung Serang Israel
Iran juga telah mengeluarkan NOTAM (Pemberitahuan kepada Penerbang) terkait larangan terbang di wilayah udara negara itu hingga 14 Agustus. Namun alasannya untuk latihan tembak, bukan spesifik untuk serangan terhadap Israel.
NOTAM dari Iran itu diungkap layanan NOTAM Internet Pertahanan Amerika Serikat pada Sabtu malam.
Perintah larangan terbang tersebut mencakup wilayah OID29 Teheran.
"Operasi udara Iran terhadap Israel bisa berlangsung tiga hingga empat hari," kata Ahmad Bakhshayesh Ardestani, anggota Komisi Keamanan Nasional Parlemen Iran, seperti diberitakan Iran International pada Sabtu malam.
“Iran tentu saja siap menghadapi konsekuensi dari serangan semacam itu dan akan siap menghadapi perkembangan selanjutnya,” katanya lagi, yang dilansir Jerusalem Post, Minggu (11/8/2024).
Baca Juga: Sederet Tanda Tanya soal Iran Tak Kunjung Serang Israel
Iran juga telah mengeluarkan NOTAM (Pemberitahuan kepada Penerbang) terkait larangan terbang di wilayah udara negara itu hingga 14 Agustus. Namun alasannya untuk latihan tembak, bukan spesifik untuk serangan terhadap Israel.
NOTAM dari Iran itu diungkap layanan NOTAM Internet Pertahanan Amerika Serikat pada Sabtu malam.
Perintah larangan terbang tersebut mencakup wilayah OID29 Teheran.
Lihat Juga :