5 Fakta Tommy Robinson, Ekstremis Sayap Kanan Dituduh Biang Kerusuhan Anti-Muslim di Inggris

Jum'at, 09 Agustus 2024 - 15:22 WIB
loading...
A A A
Robinson juga pernah dijatuhi hukuman memfilmkan orang-orang yang terlibat dalam persidangan pidana dan menyiarkan rekaman tersebut di media sosial pada 2019.

Pada 2021, Robinson kalah dalam gugatan pencemaran nama baik atas cercaannya terhadap seorang anak sekolah asal Suriah yang terekam kamera sedang diserang di sekolah. Dalam sebuah video yang diunggah di Facebook, dia mengklaim bahwa anak laki-laki itu "menyerang gadis-gadis muda Inggris dengan kasar di sekolahnya", komentar yang membuatnya dituntut.

5. Dituduh Jadi Biang Kerok Kerusuhan di Inggris


Berbekal statusnya yang telah dikenal sebagai ekstremis sayap kanan di Inggris, Robinson disalahkan dalam aksi kerusuhan yang terjadi beberapa waktu lalu. Dia telah ditangkap pihak kepolisian.

Menurut laporan Reuters, terjadi kesalahpahaman antara berita yang tersebar di media sosial. Menurutnya, Robinson bukan ditangkap karena kasus demonstrasi berujung kerusuhan di Inggris.

Lebih tepatnya, kata laporan tersebut, Robinson ditangkap karena jeratan kasus lain. Dalam hal ini, sebelumnya dia didakwa menggagalkan sebuah penggeledahan di terminal Eurotunnel di Folkestone.

Selain itu, Robinson juga sudah dibebaskan dengan jaminan sementara. Dia bahkan sudah meninggalkan Inggris tak lama setelahnya.

Itulah beberapa fakta tentang Tommy Robinson, ekstremis sayap kanan yang dituduh jadi penyebab kerusuhan di Inggris.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Negara NATO Ini Bakal...
Negara NATO Ini Bakal Melarang Kumandang Azan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Ukraina Minta ke Rusia...
Ukraina Minta ke Rusia Perang Dibatasi di 4 Wilayah Saja, Terpojok?
Rekomendasi
Gol Jonathan Tah Dibatalkan,...
Gol Jonathan Tah Dibatalkan, VAR Rampas Mimpi Jerman?
Profil Orlando Gill,...
Profil Orlando Gill, Pahlawan Paraguay yang Kubur Ambisi Jerman di Piala Dunia 2026
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
Berita Terkini
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved