Jenderal Iran: Israel Tak Bisa Selamat dari Kehancuran!

Kamis, 08 Agustus 2024 - 07:37 WIB
loading...
Jenderal Iran: Israel...
Kepala Angkatan Darat Iran Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi sebut Israel tidak akan dapat menyelamatkan diri dari kehancuran. Foto/EPA-EFE/ABEDIN TAHERKENAREH
A A A
TEHERAN - Kepala Angkatan Darat Iran Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi mengatakan Israel segera mendapat respons kuat dan pasti atas pembunuhan pemimpin Hamas Ismail Haniyeh di Teheran.

Mengutip laporan IFP News, Kamis (8/8/2024), jenderal tersebut berpidato pada sebuah upacara peringatan Hari Jurnalis di Bandar Abbas, sebuah kota pelabuhan di Iran Selatan.

“Rezim Zionis akan segera menerima respons yang kuat dan pasti, dan tidak ada keraguan tentang itu," katanya, yang dilansir IRNA dan Tasnim.

Baca Juga: Iran Hendak Serang Israel, Peringatkan Pesawat-pesawat Sipil Menjauh

"Jelas bahwa mereka sendiri telah menyadari kecepatan kehancuran mereka sendiri, dan dengan melakukan itu, mereka ingin menyelamatkan diri dari rawa, tetapi mereka jelas tidak dapat menyelamatkan diri dari kehancuran," paparnya.

Mousavi juga memuji pengangkatan Yahya Sinwar sebagai kepala politik baru Hamas pada hari Selasa.

Menurut laporan IRNA, Mousavi menyebut Sinwar sebagai "pejuang hebat di era kontemporer", dan melanjutkan dengan mengatakan bahwa pengangkatannya sebagai pengganti Haniyeh berarti bahwa Israel tidak akan memiliki harapan untuk masa depannya sendiri dan akan runtuh.

Sebelumnya pada hari Rabu, Jenderal Mousavi bertemu dengan Komandan Angkatan Udara Belarusia Mayor Jenderal Andrei Lukyanovich untuk membahas hubungan antara kedua negara.

Mousavi dilaporkan berterima kasih kepada Minsk atas sikapnya yang "berani dan independen" terhadap pembunuhan Haniyeh, dan posisi defensifnya terhadap perluasan NATO.

Kedua negara diduga sepakat tentang pendirian mereka terhadap unilateralisme Amerika Serikat.

Lukyanovich menyerukan pendalaman hubungan militer antara Minsk dan Teheran.

Menurut laporan Tasnim, Lukyanovich juga bertemu dengan Panglima Angkatan Bersenjata Iran Brigadir Jenderal Aziz Nasirzadeh dan Kepala Angkatan Udara Iran Brigadir Jenderal Hamid Vahedi.

Vahedi mengatakan kepada koleganya dari Belarusia bahwa semua ketegangan regional adalah kesalahan AS dan Israel.

"Kami yakin bahwa rezim Israel yang membunuh anak-anak ini sudah mendekati akhir. Sejarah menunjukkan bahwa siapa pun yang memerintah dengan penindasan tidak akan tetap berkuasa dan akan segera dilenyapkan," kata Vahedi.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Jujur Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Bukan Hanya Trump, Presiden...
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Berita Terkini
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved