alexametrics

Diserang Burung, Pesawat Rusia Pembawa 234 Orang Belly Landing

loading...
Diserang Burung, Pesawat Rusia Pembawa 234 Orang Belly Landing
Pesawat Airbus A321 Ural Airlines Rusia mengalami belly landing di ladang jagung setelah mesinnya terbakar akibat diserang burung, Kamis (15/8/2019). Foto/Sputnik
A+ A-
MOSKOW - Sebuah pesawat komersial Rusia yang membawa 234 orang mengalami belly landing atau pendaratan darurat tanpa roda pesawat di ladang jagung, Kamis (15/8/2019). Musababnya, pesawat itu diserang kawanan burung camar.

Pesawat berbadan sempit itu dioperasikan Ural Airlines. Ada 227 penumpang dan tujuh awak di dalamnya saat insiden terjadi.

Serangan kawanan burung camar terjadi tak lama setelah pesawat lepas landas dari Bandara Zhukovsky, Moskow, untuk tujuan Simferopol, Crimea. Pendaratan darurat tanpa roda itu terjadi tak jauh dari Bandara Zhukovsky.



"Sebuah mesin terbakar saat lepas landas. Setelah pendaratan darurat, Airbus A321 keluar dari landasan," kata Kementerian Darurat Rusia, dikutip Sputniknews.

Menurut maskapai penerbangan, Ural Airlines, salah seekor burung masuk ke salah satu mesin pesawat dan memicu kebakaran mesin.

"Menurut data awal, semua penumpang pesawat A320 selamat dari pendaratan keras di Zhukovsky," kata maskapai melalui seorang juru bicara.

Sebanyak 23 orang dibawa ke rumah sakit, termasuk di antaranya lima anak, akibat insiden itu. Kementerian Darurat Rusia menyatakan bahwa pesawat itu mengangkut 234 orang, termasuk tujuh anggota awak.

Semua penumpang telah dievakuasi dari pesawat dan unit darurat bandara bekerja untuk memadamkan api.

Badan Transportasi Udara Federal Rusia, yang juga dikenal sebagai Rosaviatsiya, dalam sebuah pernyataan mengatakan sebuah komisi khusus akan menyelidiki keadaan dan alasan di balik kecelakaan pesawat Airbus A321 tersebut.

"Perwakilan Rosaviatsiya ada di antara anggotanya. Kepala Rosaviatsiya telah berangkat ke Bandara Zhukovsky," kata Rosaviatsiya.
(mas)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak