PM Hasina Kabur dengan Helikopter, Militer Kuasai Bangladesh dan Umumkan Revolusi

Selasa, 06 Agustus 2024 - 08:17 WIB
loading...
PM Hasina Kabur dengan...
Perdana Menteri Sheikh Hasina mengundurkan diri dan kabur ke India dengan helikopter, militer kini kuasai Bangladesh dan umumkan revolusi. Foto/EPA
A A A
DHAKA - Pemimpin Bangladesh yang semakin otokratis, Perdana Menteri (PM) Sheikh Hasina, mengundurkan diri dan meninggalkan negara itu pada hari Senin setelah berminggu-minggu terjadi kerusuhan.

Hasina melarikan diri dengan helikopter militer menuju India setelah massa melanggar jam malam dan menyerbu istananya di Ibu Kota Bangladesh, Dhaka, setelah berminggu-minggu terjadi protes berdarah.

Gerakan yang akhirnya menggulingkannya dimulai dengan para mahasiswa yang frustrasi karena kurangnya prospek pekerjaan dan membesar hingga mencakup warga Bangladesh biasa yang menghadapi kondisi ekonomi yang semakin sulit.

Baca Juga: PM Bangladesh Sheikh Hasina Mengundurkan Diri dan Kabur ke India

Namun, kegembiraan di ibu kota harus dibayar dengan harga yang mahal; sekitar 300 orang telah tewas sejak protes dimulai pada bulan Juni, dan masa depan negara tersebut masih belum pasti karena pemerintah sementara yang didukung militer turun tangan.

Setelah satu setengah dekade berkuasa, warisan Hasina rumit. Di satu sisi, pemerintahannya membangun infrastruktur modern dan meningkatkan peluang pembangunan, terutama bagi kaum miskin.

Namun, dia juga semakin menindak pers, serta oposisi, dan seiring berjalannya waktu, berbagai bentuk perbedaan pendapat pun terjadi.

Jenderal Angkatan Darat Waker-uz-Zaman mengumumkan pada hari Senin bahwa militer telah mengambil alih kendali pemerintahan; parlemen dibubarkan, dan pemerintah sedang merumuskan rencana untuk pemilihan umum baru.

“Negara ini sedang mengalami masa revolusioner,” kata Jenderal Zaman dalam pidato televisi nasional.

“Kami meminta Anda untuk percaya pada militer negara ini. Tolong jangan kembali ke jalan kekerasan dan tolong kembali ke cara damai dan tanpa kekerasan," paparnya, seperti dikutip Vox, Selasa (6/8/2024).

Meskipun gerakan kekuatan rakyat telah menang dalam mengusir Hasina, demokrasi muda itu memasuki periode ketidakpastian besar; sesungguhnya, apa yang akan terjadi selanjutnya bagi Bangladesh masih belum dapat ditebak.

Baca Juga: Rakyat Bangladesh Sangat Marah pada PM Sheikh Hasina, Ini 5 Pemicunya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
Menteri Bangladesh Selamatkan...
Menteri Bangladesh Selamatkan 'Donald Trump' dari Penyembelihan di Hari Raya Iduladha
Pembersihan Militer...
Pembersihan Militer Xi Jinping Jadi Sorotan, PLA China Disebut Alami 'Kelumpuhan Otak'
Kisah Kombes Agustinus...
Kisah Kombes Agustinus Christmas, dari Mengajar Mahasiswa hingga Dijuluki Jenderal Kopi
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
Pacu Sektor Pariwisata,...
Pacu Sektor Pariwisata, TikTok GO Integrasikan Konten Kreator dengan Sistem Pemesanan Tiket
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved