Elon Musk Terima Tantangan Adu Jotos Presiden Venezuela Nicolas Maduro

Kamis, 01 Agustus 2024 - 13:35 WIB
loading...
Elon Musk Terima Tantangan...
Miliarder AS Elon Musk (kiri) terima tantangan adu jotos melawan Presiden Venzuela Nicolas Maduro. Foto/NDTV
A A A
WASHINGTON - Miliarder Amerika Serikat (AS) Elon Musk telah menerima tantangan berkelahi melawan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

Kepala SpaceX dan Tesla, serta pemilik media sosial X, tersebut menggunakan platformnya untuk menanggapi tantangan Maduro.

"Saya terima," tulis Musk, Kamis (1/8/2024), yang memicu serangkaian reaksi online.

Permusuhan antara Musk dan Maduro telah terjadi selama beberapa waktu di tengah kekacauan politik di Caracas.

Maduro, yang kemenangannya dalam pemilihan umum (pemilu) baru-baru ini telah banyak diperdebatkan, telah menemukan musuh dalam diri Musk, seorang ultra-kapitalis yang gigih dan pendukung Donald Trump.

Baca Juga: Oposisi Tak Terima Maduro Menang Pilpres, Demo Besar Guncang Venezuela

Bentrokan ideologis ini mengadu domba Musk dengan Maduro, seorang pemimpin sosialis yang bangkit dari awal yang sederhana sebagai sopir bus untuk memimpin negara yang kaya minyak tetapi sedang berjuang secara ekonomi.

Maduro menuduh Musk mengatur serangan terhadap Venezuela, menuduh bahwa maestro teknologi itu berada di balik dugaan "peretasan komputer" di Dewan Pemilihan Nasional (CNE).

CNE secara kontroversial mendeklarasikan Maduro sebagai pemenang pemungutan suara terakhir tanpa memberikan data terperinci, sebuah langkah yang telah menyebabkan tuduhan adanya kecurangan.

Menyusul komentar publik Musk yang menentangnya, Maduro menanggapi dengan mengatakan dalam pidatonya: "Media sosial menciptakan realitas virtual, dan siapa yang mengendalikan realitas virtual? Musuh bebuyutan kita yang baru, Elon Musk yang terkenal."

"Apakah Anda ingin bertarung? Ayo lakukan. Elon Musk, saya siap," kata Maduro. Saya tidak takut pada Anda Elon Musk. Ayo bertarung, di mana pun Anda mau," lanjut Maduro.

Musk menanggapi di X dan membalas banyak orang yang bereaksi terhadap perkembangan tersebut.

Dalam satu posting tertentu, Musk menyebut Maduro sebagai "orang besar", sambil menyindir pendiri Facebook Mark Zuckerberg dengan menyebutnya "orang kecil".

"Maduro sendiri orang besar dan mungkin tahu cara bertarung, jadi ini akan menjadi pertarungan yang sesungguhnya. Zuck orang kecil, jadi itu akan menjadi pertarungan yang singkat lol," tulisnya.

"Jika saya menang, dia mengundurkan diri sebagai diktator Venezuela. Jika dia menang, saya akan memberinya tumpangan gratis ke Mars," lanjut Musk bertaruh.

Setelah hasil pemilu Venezuela, Musk menyatakan ketidaksetujuannya, menyebut Maduro sebagai "diktator" dan menggambarkan pemilu itu sebagai "parodi".

Dia bahkan mengunggah pengumuman tahun 2020 dari Badan Penegakan Narkoba atau DEA Amerika Serikat tentang tuntutan pidana terhadap Maduro atas perdagangan narkoba, yang mencakup hadiah USD15 juta untuk informasi yang mengarah pada penangkapannya.

Tanggapan Maduro berapi-api. "Dia ingin datang ke sini dengan senjata dan pasukannya untuk menyerang Venezuela. Elon Musk, untunglah Anda menunjukkan wajah Anda karena kami tahu Anda berada di balik semua ini! Dengan uang dan satelit Anda," klaim Maduro.

Tanggapan Musk tajam dan dalam bahasa Spanyol: "Seekor keledai tahu lebih banyak daripada Maduro."

Dia kemudian meminta maaf, meskipun dengan nada sarkastis, sambil menambahkan, "Maaf telah membandingkan keledai malang itu dengan Maduro. Itu penghinaan terhadap kerajaan hewan."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Presiden Serbia Aleksandar...
Presiden Serbia Aleksandar Vučić Umumkan Pengunduran Diri
Kalahkan Jerman di Piala...
Kalahkan Jerman di Piala Dunia, Paraguay Umumkan Hari Libur Nasional
Rekomendasi
Norwegia Lolos ke 16...
Norwegia Lolos ke 16 Besar usai Singkirkan Pantai Gading 2-1
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Berita Terkini
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved