Jaksa: Selain Melakukan Pembantaian, Teroris Christchurch Juga Berencana Bakar Masjid

Senin, 24 Agustus 2020 - 21:36 WIB
loading...
Jaksa: Selain Melakukan...
Jaksa menuturkan, selain melakukan pembanataian, Brenton Tarrant juga berencana membakar masjid juga dalam aksinya. Foto/REUTERS
A A A
WELLINGTON - Teroris Christchurch yang pada 2019 menewaskan 51 orang dalam serangan terhadap dua masjid di Selandia Baru , Brenton Tarrant, telah berencana untuk membakar masjid-masjid. Tindakan itu akan dilakukannya sesaat setelah melakukan serangan. Hal itu dibacakan jaksa saat persidangan pria asal Australia tersebut.

Brenton, seorang penganut supremasi kulit putih, mengaku bersalah atas 51 dakwaan pembunuhan, 40 dakwaan percobaan pembunuhan dan satu dakwaan terorisme. Sidang hukumannya telah dimulai dan akan memakan waktu empat hari. Dia telah menolak pengacara pembela dan mewakili dirinya sendiri di pengadilan.

Dalam dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Barnaby Hawe, Brenton telah merencanakan serangan dengan hati-hati dengan tujuan menimbulkan korban jiwa sebanyak mungkin. ( Baca juga: Pemerintah Diminta Bersikap Terkait Maraknya Peretasan Media )

"Sebelum serangan itu, Brenton memperoleh banyak informasi tentang interior masjid, lokasi, waktu sholat dan tanggal-tanggal penting dalam kalender Islam untuk memastikan kapan masjid akan sangat ramai," baca Hawe, seperti dilansir Sputnik pada Senin (24/8/2020).

"Selain sejumlah besar senjata api dan amunisi di dalam mobil Brenton, ada juga empat wadah bensin yang dimodifikasi yang dimaksudkan untuk digunakan sebagai alat pembakar. Niat terdakwa adalah untuk membakar masjid pada akhir serangan," sambungnya.

Pria berusia 29 tahun tersebut dilaporkan akan menjadi orang pertama di Selandia Baru yang akan dijatuhi hukuman seumur hidup tanpa mendapatkan pembebasan bersyarat. ( Baca juga: Fitnah Perempuan dan Bahayanya Ikhtilat )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Fakta Queenstown di...
6 Fakta Queenstown di Selandia Baru yang jadi Kota Persiapan Hadapi Kiamat
Teroris Brenton Tarrant...
Teroris Brenton Tarrant Pembantai 51 Muslim Ajukan Banding dengan Alasan Hukumannya Tak Manusiawi
Deretan Negara-negara...
Deretan Negara-negara yang Pertama Kali Merayakan Tahun Baru 2026
7 Negara yang Akan Buat...
7 Negara yang Akan Buat Orang Jatuh Cinta Lagi pada Dunia
4 Negara Tanpa Agama...
4 Negara Tanpa Agama Negara, Salah Satunya Tetangga Indonesia
Rakyat Selandia Baru...
Rakyat Selandia Baru Marah Besar ketika Pemerintahannya Tak Akui Negara Palestina
Profil Elijah Just,...
Profil Elijah Just, Bintang Selandia Baru yang Curi Panggung Piala Dunia 2026
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Tahfidz 11 Juz, Alhazen...
Tahfidz 11 Juz, Alhazen Nufail Dapat Beasiswa Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading
Berita Terkini
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Infografis
Ternyata Selain ITB,...
Ternyata Selain ITB, FKG Unpad Juga Kerja Sama dengan Pinjol
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved