5 Alasan Dataran Tinggi Golan Jadi Titik Konflik Abadi di Timur Tengah

Senin, 29 Juli 2024 - 09:10 WIB
loading...
A A A
Druze adalah minoritas Arab yang mempraktikkan cabang Islam dan banyak penganutnya di Suriah telah lama setia kepada rezim Assad.

Setelah mencaplok Golan, Israel memberi Druze pilihan kewarganegaraan, tetapi sebagian besar menolaknya dan masih mengidentifikasi diri sebagai warga Suriah. Sekitar 20.000 pemukim Israel lainnya juga tinggal di sana, banyak dari mereka bekerja di pertanian dan pariwisata.

3. Suriah Ingin Kembali Merebut Golan

5 Alasan Dataran Tinggi Golan Jadi Titik Konflik Abadi di Timur Tengah

Foto/EPA

Sebelum pecahnya perang saudara di Suriah pada tahun 2011, ada pertikaian yang tidak mudah antara pasukan Israel dan Suriah yang setia kepada Presiden Bashar al-Assad.

Namun pada tahun 2014 pemberontak Islam antipemerintah menyerbu provinsi Quneitra di sisi Suriah. Pemberontak memaksa pasukan Assad untuk mundur dan juga menyerang pasukan PBB di daerah tersebut, memaksa mereka untuk mundur dari beberapa posisi mereka.

Daerah tersebut tetap berada di bawah kendali pemberontak hingga musim panas tahun 2018, ketika pasukan Assad kembali ke kota Quneitra yang sebagian besar telah hancur dan daerah sekitarnya setelah serangan yang didukung Rusia dan kesepakatan yang memungkinkan pemberontak untuk mundur.

Baca Juga: Apakah Serangan Roket ke Lapangan Sepak Bola Israel Hanya Kecelakaan atau Skenario Matang?

4. Pasukan Perdamaian PBB Hadir di Golan

5 Alasan Dataran Tinggi Golan Jadi Titik Konflik Abadi di Timur Tengah

Foto/EPA

Melansir Reuters, Pasukan Pengamat Pelepasan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDOF) ditempatkan di kamp-kamp dan pos-pos pengamatan di sepanjang Golan, didukung oleh pengamat militer dari Organisasi Pengawasan Gencatan Senjata Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNTSO).

Di antara tentara Israel dan Suriah terdapat "Area Pemisahan" seluas 400 km persegi (155 mil persegi) - yang sering disebut zona demiliterisasi - di mana pasukan militer kedua negara tidak diizinkan berdasarkan pengaturan gencatan senjata.

Perjanjian Pemisahan Pasukan pada tanggal 31 Mei 1974 menciptakan Garis Alfa di sebelah barat area pemisahan, yang di belakangnya pasukan militer Israel harus tetap berada, dan Garis Bravo di sebelah timur.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
50 Senator AS Dukung...
50 Senator AS Dukung Resolusi Anti-Perang Iran, Trump Kehilangan Dukungan
Rekomendasi
Logo Koperasi dalam...
Logo Koperasi dalam Iklan Air Mineral Dinilai Bisa Membingungkan Konsumen
Ini Daftar Hakim yang...
Ini Daftar Hakim yang Bakal Mengadili Dokter Tifa dan Roy Suryo
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Berita Terkini
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved