5 Kekejaman 6 Mantan Taruna Malaysia yang Dihukum Gantung dalam Kasus Pembunuhan
Kamis, 25 Juli 2024 - 18:15 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, orang keenam - Abdoul Hakeem Mohd Ali - yang didakwa bersekongkol dalam kematian Zulfarhan, juga dinyatakan bersalah atas pembunuhan.
Meskipun ia tidak menekan besi panas pada tubuh Zulfarhan, Pengadilan Banding menemukan bahwa ia terlibat dalam kejahatan yang dilakukan oleh lima terdakwa lainnya seperti yang diperintahkannya.
"Kami bersyukur karena Allah telah mengabulkan doa saya dan istri saya sehingga kasus ini berujung pada hukuman mati,” kata Zulkarnain Idros seperti dikutip Bernama.
"Saya juga ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat Malaysia yang telah mengikuti perkembangan kasus ini dan kepada jaksa penuntut karena telah membuktikan adanya niat untuk membunuh."
"Anda menjadikan kami musuh Anda. Kami bahkan dimarahi karena mengenakan kaus bertuliskan logo 'Justice 4 Farhan'," tulis Hawa, yang menanggapi video TikTok yang mengatakan bahwa enam nyawa akan hilang, semuanya karena kematian satu orang.
"Sekarang, ketika putra Anda akan digantung, Anda mengatakan bahwa mereka hanya anak-anak yang nakal...."
Ia kemudian mengakhiri unggahannya dengan mengatakan bahwa tindakan keenam terdakwa itu kejam dan dilakukan tanpa sedikit pun rasa kemanusiaan.
Meskipun ia tidak menekan besi panas pada tubuh Zulfarhan, Pengadilan Banding menemukan bahwa ia terlibat dalam kejahatan yang dilakukan oleh lima terdakwa lainnya seperti yang diperintahkannya.
4. Orang Tua Korban Sujud Syukur
Menyusul keputusan Pengadilan Banding dalam pembunuhan putra mereka, orang tua Zulfarhan melakukan "sujud syukur" - sujud syukur - dan mengatakan bahwa keadilan akhirnya ditegakkan untuk putra mereka."Kami bersyukur karena Allah telah mengabulkan doa saya dan istri saya sehingga kasus ini berujung pada hukuman mati,” kata Zulkarnain Idros seperti dikutip Bernama.
"Saya juga ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat Malaysia yang telah mengikuti perkembangan kasus ini dan kepada jaksa penuntut karena telah membuktikan adanya niat untuk membunuh."
5. Keluarga Terdakwa Tidak Pernah Meminta Maaf
Dalam unggahan Facebook pada hari Rabu, Hawa Osman menulis bahwa orang tua dari keenam terdakwa tidak pernah datang untuk meminta maaf kepada keluarganya atas kematian Zulfarhan."Anda menjadikan kami musuh Anda. Kami bahkan dimarahi karena mengenakan kaus bertuliskan logo 'Justice 4 Farhan'," tulis Hawa, yang menanggapi video TikTok yang mengatakan bahwa enam nyawa akan hilang, semuanya karena kematian satu orang.
"Sekarang, ketika putra Anda akan digantung, Anda mengatakan bahwa mereka hanya anak-anak yang nakal...."
Ia kemudian mengakhiri unggahannya dengan mengatakan bahwa tindakan keenam terdakwa itu kejam dan dilakukan tanpa sedikit pun rasa kemanusiaan.
(ahm)
Lihat Juga :