AS Jual Senjata Senilai Rp45,5 Triliun kepada Arab Saudi

Kamis, 25 Juli 2024 - 16:15 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: 5 Arah Kebijakan Donald Trump bagi Israel, Salah Satunya Pembangunan Pemukiman Yahudi di Gaza

Namun, pada bulan Januari 2024, pemerintah membatalkan keputusan tersebut, karena Houthi menyerang kapal dagang internasional di Laut Merah atas nama solidaritas dengan warga Palestina di Gaza.

AS juga berupaya menghukum Riyadh atas catatan pelanggaran hak asasi manusianya, khususnya pembunuhan jurnalis Washington Post dan pembangkang politik Jamal Khashoggi pada tahun 2018.

Arab Saudi, pelanggan senjata terbesar AS, merasa kesal dengan pembatasan tersebut, yang membekukan jenis penjualan senjata yang telah disediakan oleh pemerintahan AS sebelumnya selama beberapa dekade.

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken pada hari Rabu mengatakan AS dan Arab Saudi sangat dekat untuk menyelesaikan serangkaian perjanjian tentang energi nuklir, kerja sama keamanan dan pertahanan, komponen bilateral dari kesepakatan normalisasi yang lebih luas antara Riyadh dan Israel.

Prospek kesepakatan normalisasi antara Israel dan Arab Saudi mungkin bergantung pada kesediaan Israel untuk menerima status negara Palestina sebagai tujuan jangka panjang dan memulai beberapa jalur untuk mencapainya, sebuah langkah yang ditolak oleh Perdana Menteri Netanyahu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Houthi Yaman Blokade...
Houthi Yaman Blokade Arab Saudi, Riyadh Marah
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih kepada Warga Yordania atas Bantuan dalam Menargetkan Pasukan AS
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Trump Tuduh China Akses...
Trump Tuduh China Akses Ilegal Data Pemilih AS
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Serukan Bangun Permukiman Yahudi di Gaza
Rekomendasi
10 Kontroversi Argentina...
10 Kontroversi Argentina di Piala Dunia 2026: Tuduhan Dibantu Wasit hingga Pukul Pemain Spanyol
Run for Independence...
Run for Independence Day 81 Akan Digelar, MNC Life Berikan Perlindungan Jiwa bagi Seluruh Peserta
Gelar Festival Literasi...
Gelar Festival Literasi Islam, Kemenag: Ada Wakaf Al Qur'an dan Cek Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jermah Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved