Bomber Wanita Beraksi di Barat Laut Pakistan, 8 Tewas

Senin, 22 Juli 2019 - 02:06 WIB
Bomber Wanita Beraksi...
Bomber Wanita Beraksi di Barat Laut Pakistan, 8 Tewas
A A A
DERA ISMAIL KHAN - Seorang pembom bunuh diri wanita beraksi di desa Kotlan Saidan, kota Dera Ismail Khan, sebelah barat laut Pakistan, Minggu (21/7). Aksi mematikan di depan sebuah rumah sakit ini mengakibatkan 8 orang tewas dan setidaknya melukai 26 orang yang berada di sekitar lokasi kejadian.

"Ketika tubuh mereka dibawa ke rumah sakit utama, seorang pembom bunuh diri, yang diyakini perempuan, mengenakan burqa, memicu jaket yang sarat dengan bahan peledak dan menyebabkan kerusakan besar," kata Waqar Ahmad, seorang perwira polisi setempat, seperti dikutip dari Channel News Asia.

Dia mengatakan, ledakan itu telah merusak bangsal darurat rumah sakit. Serangan ini juga membuat beberapa pasien yang terluka dipindahkan ke kota-kota lain.

Tehrik-e-Taliban Pakistan (TTP), yang juga dikenal sebagai Taliban Pakistan, mengklaim berada di balik serangan ini. Sebelumnya, serangan serupa juga terjadi di pos pemeriksaan pinggir jalan di luar kota, yang menewaskan dua personel polisi.

Muhammed Khurasani, juru bicara TTP, mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Menurutnya, aksi ini adalah pembalasan atas pembunuhan dua komandan Taliban oleh polisi anti-terorisme sekitar sebulan yang lalu. Namun, dia membantah pelaku pemboman itu adalah seorang perempuan.

Selama satu dekade terakhir, Dera Ismail Khan telah menjadi lokasi target serangan bunuh diri. Aksi bom bunuh diri marak terjadi di kota ini setelah militer Pakistan melakukan kampanye untuk menekan serangan militan di daerah itu.
(esn)
Berita Terkait
Pakistan Marah Dituduh...
Pakistan Marah Dituduh Kendalikan Situasi di Afghanistan
Pakistan: Tolong Jangan...
Pakistan: Tolong Jangan Tinggalkan Afghanistan
PM Pakistan Akui Telah...
PM Pakistan Akui Telah Mulai Dialog dengan Taliban
Menlu Pakistan Serukan...
Menlu Pakistan Serukan Kekuatan Dunia Cairkan Aset Afghanistan
Taliban Pakistan Tuntut...
Taliban Pakistan Tuntut Pembebasan Tahanan sebagai Syarat Dimulainya Pembicaraan Damai
Persenjataan AS Senilai...
Persenjataan AS Senilai Rp106 Triliun yang Ditinggal di Afghanistan Dikuasai Taliban
Berita Terkini
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
2 jam yang lalu
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
2 jam yang lalu
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
4 jam yang lalu
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
5 jam yang lalu
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
5 jam yang lalu
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
6 jam yang lalu
Infografis
8 Agenda Prioritas Presiden...
8 Agenda Prioritas Presiden Prabowo Subianto di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved