Coba Atasi Ketertinggalan dari Rusia, Ukraina Ciptakan 3 Drone Perang berteknologi AI

Kamis, 18 Juli 2024 - 23:23 WIB
loading...
A A A
Ada kekhawatiran luas mengenai etika senjata yang mengecualikan penilaian manusia. Sebuah makalah penelitian Parlemen Eropa pada tahun 2020 memperingatkan bahwa sistem seperti itu dapat melakukan pelanggaran terhadap hukum humaniter internasional dan menurunkan ambang batas perang.

AI sudah digunakan dalam beberapa serangan drone jarak jauh Ukraina yang menargetkan fasilitas militer dan kilang minyak ratusan kilometer di wilayah Rusia.

Seorang pejabat Ukraina, yang berbicara secara anonim, mengatakan kepada Reuters bahwa serangan tersebut terkadang melibatkan sekitar 20 drone.

Drone inti terbang menuju sasaran, namun tugas drone lain adalah menghancurkan atau mengalihkan perhatian pertahanan udara di sepanjang perjalanan. Untuk melakukan hal ini, mereka menggunakan bentuk AI dengan pengawasan manusia untuk membantu menemukan target atau ancaman dan merencanakan kemungkinan rute, tambah sumber tersebut.

Kebutuhan akan drone yang dilengkapi AI menjadi semakin mendesak karena kedua belah pihak meluncurkan sistem Electronic Warfare (EW) yang mengganggu sinyal antara pilot dan drone.

Baca Juga: 8 Misteri Penembak Trump, dari Persiapan Matang dan Orang yang Menyenangkan

3. Drone FPV

Coba Atasi Ketertinggalan dari Rusia, Ukraina Ciptakan 3 Drone Perang berteknologi AI

Foto/Reuters

Drone FPV (first person view) yang kecil dan murah, yang menjadi cara utama bagi kedua belah pihak untuk menyerang kendaraan musuh pada tahun 2023, mengalami penurunan tingkat serangan seiring dengan meningkatnya jamming.

“Kami sudah bekerja dengan konsep bahwa dalam waktu dekat, tidak akan ada koneksi di garis depan” antara pilot dan UAV, kata Max Makarchuk, pimpinan AI untuk Brave1, sebuah akselerator teknologi pertahanan yang didirikan oleh pemerintah Ukraina.

Menurut Makarchuk, persentase FPV yang mencapai target terus menurun. Kebanyakan unit FPV sekarang mempunyai tingkat keberhasilan sebesar 30-50%, sedangkan untuk pilot baru tingkat keberhasilannya bisa mencapai 10%.

Dia memperkirakan bahwa drone FPV yang dioperasikan dengan AI dapat mencapai tingkat keberhasilan sekitar 80%.

Untuk melawan ancaman EW, produsen termasuk Swarmer telah mulai mengembangkan fungsi yang memungkinkan drone mengunci target melalui kameranya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Bawa Pikap Ayahnya,...
Bawa Pikap Ayahnya, Bocah 11 Tahun Tabrak Iringan Peziarah dan Tewaskan 8 Orang
Iran Berduka! Trump...
Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei
Rekomendasi
Dinilai Tak Sesuai Budaya...
Dinilai Tak Sesuai Budaya Sunda, MUI Sesalkan Lagu 'Lalaki Langit' karya Bupati Purwakarta
Menchi Katsu hingga...
Menchi Katsu hingga Takoyaki, Aneka Street Food Jepang Hadir Serentak di 138 Hotel
Sucofindo Dukung Inisiatif...
Sucofindo Dukung Inisiatif ABPEDNAS melalui Program Srikandi Jaga Desa
Berita Terkini
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved