China Tunda Perundingan Senjata Nuklir dengan AS, Protes soal Taiwan
Kamis, 18 Juli 2024 - 09:21 WIB
loading...
China tunda perundingan pengendalian senjata nuklir dengan AS sebagai protes atas penjualan senjata Washington ke Taiwan. Foto/REUTERS
A
A
A
BEIJING - China telah memutuskan untuk menunda perundingan mengenai pengendalian senjata dan proliferasi nuklir dengan Amerika Serikat (AS).
Itu sebagai protes terhadap penjualan senjata Amerika ke Taiwan, pulau yang memerintah sendiri secara demokratis namun masih diklaim milik China.
Keputusan China tersebut, yang diumumkan oleh Kementerian Luar Negeri pada hari Rabu, menghentikan perundingan awal mengenai senjata nuklir di tengah meningkatnya ketegangan antara Beijing dan Washington—di mana kedua calon presiden utama Amerika menyerukan peningkatan pembatasan perdagangan dan upaya untuk membendung pengaruh China di Asia Timur.
AS adalah mitra internasional utama dan pemasok senjata terbesar bagi Taiwan.
Baca Juga: China Terus Tingkatkan Kekuatan Antariksa untuk Kalahkan AS
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS pada bulan Juni menyetujui pendanaan militer asing sebesar USD500 juta bagi Taiwan untuk memperkuat pencegahan militer terhadap potensi invasi China, bersama dengan USD2 miliar dalam bentuk pinjaman dan jaminan pinjaman.
Itu sebagai protes terhadap penjualan senjata Amerika ke Taiwan, pulau yang memerintah sendiri secara demokratis namun masih diklaim milik China.
Keputusan China tersebut, yang diumumkan oleh Kementerian Luar Negeri pada hari Rabu, menghentikan perundingan awal mengenai senjata nuklir di tengah meningkatnya ketegangan antara Beijing dan Washington—di mana kedua calon presiden utama Amerika menyerukan peningkatan pembatasan perdagangan dan upaya untuk membendung pengaruh China di Asia Timur.
AS adalah mitra internasional utama dan pemasok senjata terbesar bagi Taiwan.
Baca Juga: China Terus Tingkatkan Kekuatan Antariksa untuk Kalahkan AS
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS pada bulan Juni menyetujui pendanaan militer asing sebesar USD500 juta bagi Taiwan untuk memperkuat pencegahan militer terhadap potensi invasi China, bersama dengan USD2 miliar dalam bentuk pinjaman dan jaminan pinjaman.
Lihat Juga :