Jepang Tuding Rusia Kembangkan Senjata Baru
Sabtu, 13 Juli 2024 - 16:10 WIB
loading...
A
A
A
“China semakin memperkuat kerja sama dengan Rusia, termasuk dalam kegiatan militer. China juga telah melakukan penerbangan pembom bersama dan navigasi angkatan laut dengan Rusia di sekitar Jepang. Kegiatan bersama yang berulang kali ini jelas dimaksudkan untuk menunjukkan kekuatan melawan Jepang dan merupakan keprihatinan yang serius. dari perspektif keamanan nasional Jepang," tulis laporan tersebut.
Buku putih pertahanan Jepang edisi sebelumnya menyebutkan kerja sama antara Rusia dan China, namun edisi tahun ini adalah edisi pertama yang menyebutkan kerja sama Moskow-Beijing di awal laporan pada bab tentang China.
Kementerian Pertahanan Jepang juga mengatakan bahwa Moskow dan Beijing akan semakin memperkuat kerja sama di tengah ketertarikan China terhadap senjata canggih Rusia.
“Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah kesepakatan senjata antara China dan Rusia tergolong rendah, namun Tiongkok masih sangat tertarik untuk mengimpor senjata canggih, yang dimiliki Rusia, dan dalam pengembangan bersama. Misalnya, Tiongkok membeli senjata ke-4 yang paling canggih dari Rusia. jet tempur generasi SU-35 dan sistem pertahanan udara S-400. Tiongkok menjadi negara pertama yang mengekspor S-400 ke Rusia,” tulis Buku Putih tersebut.
BacaJuga: 6 Negara yang Menerima Bantuan Militer AS, Nomor 3 Negara Muslim yang Berpengaruh
Buku putih tersebut berfokus pada kerja sama militer Rusia - China.
“Rusia dan China akan semakin mempererat kerja sama. Kedepannya, besar kemungkinan Rusia dan China akan memperdalam kerja sama militer, dan gerakan memperkuat kerja sama militer ini akan berdampak langsung tidak hanya pada situasi keamanan di sekitar negara kita, tetapi juga terhadap situasi keamanan di negara kita. diperkirakan akan mempunyai dampak strategis terhadap Amerika Serikat dan Eropa, sehingga kita perlu terus mencermati mereka dan bersikap main hakim sendiri,” demikian tulis laporan tersebut.
Buku putih pertahanan Jepang edisi sebelumnya menyebutkan kerja sama antara Rusia dan China, namun edisi tahun ini adalah edisi pertama yang menyebutkan kerja sama Moskow-Beijing di awal laporan pada bab tentang China.
Kementerian Pertahanan Jepang juga mengatakan bahwa Moskow dan Beijing akan semakin memperkuat kerja sama di tengah ketertarikan China terhadap senjata canggih Rusia.
“Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah kesepakatan senjata antara China dan Rusia tergolong rendah, namun Tiongkok masih sangat tertarik untuk mengimpor senjata canggih, yang dimiliki Rusia, dan dalam pengembangan bersama. Misalnya, Tiongkok membeli senjata ke-4 yang paling canggih dari Rusia. jet tempur generasi SU-35 dan sistem pertahanan udara S-400. Tiongkok menjadi negara pertama yang mengekspor S-400 ke Rusia,” tulis Buku Putih tersebut.
BacaJuga: 6 Negara yang Menerima Bantuan Militer AS, Nomor 3 Negara Muslim yang Berpengaruh
Buku putih tersebut berfokus pada kerja sama militer Rusia - China.
“Rusia dan China akan semakin mempererat kerja sama. Kedepannya, besar kemungkinan Rusia dan China akan memperdalam kerja sama militer, dan gerakan memperkuat kerja sama militer ini akan berdampak langsung tidak hanya pada situasi keamanan di sekitar negara kita, tetapi juga terhadap situasi keamanan di negara kita. diperkirakan akan mempunyai dampak strategis terhadap Amerika Serikat dan Eropa, sehingga kita perlu terus mencermati mereka dan bersikap main hakim sendiri,” demikian tulis laporan tersebut.
Lihat Juga :