PBB Ungkap Populasi Global akan Mencapai Puncaknya pada Abad Ini
Sabtu, 13 Juli 2024 - 06:37 WIB
loading...
A
A
A
"Ini adalah perubahan besar dibandingkan dengan proyeksi Perserikatan Bangsa-Bangsa dari satu dekade sebelumnya ketika perkiraan kemungkinan populasi global akan mencapai maksimum, dan dengan demikian pertumbuhan akan berakhir selama abad ke-21, adalah sekitar 30%," ungkap John Wilmoth, kepala Divisi Populasi PBB, yang menyusun laporan tersebut.
Di banyak negara, termasuk Amerika Serikat (AS), imigrasi diperkirakan akan menjadi faktor utama dalam pertumbuhan populasi dalam waktu dekat.
Jika tingkat imigrasi menurun karena alasan apa pun, negara-negara tersebut kemungkinan akan mencapai puncak populasi mereka jauh lebih awal, menurut laporan itu.
"Imigrasi diproyeksikan menjadi pendorong utama pertumbuhan populasi di 52 negara dan wilayah hingga 2054 dan di 62 negara hingga 2100. Kelompok ini meliputi Australia, Kanada, Qatar, Arab Saudi, dan Amerika Serikat," menurut laporan itu.
Bagi negara-negara yang telah mencapai puncaknya, termasuk Rusia, imigrasi diyakini menjadi faktor utama yang memperlambat penurunan populasi yang diproyeksikan, menurut laporan itu.
"Bagi beberapa negara, imigrasi bersih membantu mengatasi penurunan populasi. Populasi sekitar 19 negara dalam kelompok ini, termasuk Jerman, Jepang, Italia, Federasi Rusia, dan Thailand, akan mencapai puncaknya lebih awal dan pada tingkat yang lebih rendah jika tidak ada imigrasi,” papar laporan tersebut.
Di banyak negara, termasuk Amerika Serikat (AS), imigrasi diperkirakan akan menjadi faktor utama dalam pertumbuhan populasi dalam waktu dekat.
Jika tingkat imigrasi menurun karena alasan apa pun, negara-negara tersebut kemungkinan akan mencapai puncak populasi mereka jauh lebih awal, menurut laporan itu.
"Imigrasi diproyeksikan menjadi pendorong utama pertumbuhan populasi di 52 negara dan wilayah hingga 2054 dan di 62 negara hingga 2100. Kelompok ini meliputi Australia, Kanada, Qatar, Arab Saudi, dan Amerika Serikat," menurut laporan itu.
Bagi negara-negara yang telah mencapai puncaknya, termasuk Rusia, imigrasi diyakini menjadi faktor utama yang memperlambat penurunan populasi yang diproyeksikan, menurut laporan itu.
"Bagi beberapa negara, imigrasi bersih membantu mengatasi penurunan populasi. Populasi sekitar 19 negara dalam kelompok ini, termasuk Jerman, Jepang, Italia, Federasi Rusia, dan Thailand, akan mencapai puncaknya lebih awal dan pada tingkat yang lebih rendah jika tidak ada imigrasi,” papar laporan tersebut.
Lihat Juga :