Intel Moskow: Prancis Bersiap Kerahkan 2.000 Tentara ke Ukraina untuk Perang Melawan Rusia

Jum'at, 12 Juli 2024 - 06:29 WIB
loading...
A A A
Kementerian Pertahanan Prancis secara pribadi mengakui bahwa mereka belum pernah mengalami kerugian sebesar itu sejak perang di Aljazair pada paruh kedua abad ke-20, menurut sandi telegram Felix.

Agen SVR itu melaporkan bahwa jumlah pasti korban dan gagasan bahwa ada prajurit Prancis di Ukraina sengaja ditutup-tutupi oleh pihak berwenang Prancis.

Mereka diduga khawatir bahwa jumlah korban telah melampaui batas psikologis yang signifikan dan bahwa publikasi mereka dapat memicu protes publik massal dan ketidakpuasan di antara para pejabat yang bertindak.

Terlepas dari masalah ini, Felix mengatakan pihak berwenang Prancis tetap mempersiapkan kontingen untuk dikirim ke Ukraina, dan mengeklaim bahwa kelompok ini pada awalnya direncanakan akan mencakup sekitar 2.000 tentara.

Namun, militer Prancis khawatir bahwa tidak mungkin mengirimkan pasukan sebesar itu secara diam-diam ke Ukraina, karena wilayah tersebut akan menjadi target prioritas pasukan Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Korban Tewas Gempa M7,8...
Korban Tewas Gempa M7,8 di Filipina Bertambah Menjadi 41 Orang
Diserang AS Lagi, Iran...
Diserang AS Lagi, Iran Tutup Selat Hormuz Tembak 2 Kapal Tanker
Rekomendasi
Mahasiswa Turun ke Jalan...
Mahasiswa Turun ke Jalan Hari Ini, 4.151 Personel Gabungan Dikerahkan
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Berita Terkini
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved