Profil Yoon Suk Yeol, Presiden Korsel yang Ingin Diturunkan Rakyatnya
Selasa, 09 Juli 2024 - 16:30 WIB
loading...
A
A
A
Dalam riwayat pendidikannya, Yoon Suk Yeol pernah belajar hukum di Universitas Nasional Seoul. Setelah mengalami beberapa kegagalan dalam ujian akhir tahap kedua, ia akhirnya mampu lulus ujian advokat pada tahun 1991.
Yoon memulai karirnya di Kantor Kejaksaan Umum Daegu pada tahun 1994. Ia mengepalai Cabang Khusus dan Departemen Investigasi Pusat, yang keduanya menyelidiki kasus-kasus terkait korupsi.
Pada tahun 2002, Yoon sempat bekerja di sebagai pengacara tetapi keluar karena ia merasa tidak cocok untuk posisi tersebut.
Kemudian dia sempat bekerja untuk tim penasihat independen yang menyelesaikan insiden BBK yang terkait dengan Presiden Lee Myung-bak tahun 2008.
Perannya di bidang hukum semakin mencolok setelah pada tahun 2013, ia memimpin tim investigasi khusus yang menyelidiki keterlibatan Badan Intelijen Nasional (NIS) dalam skandal manipulasi opini publik NIS tahun 2012.
Pada tanggal 19 Mei 2017, presiden yang baru terpilih Moon Jae-in menunjuk Yoon sebagai kepala Kantor Kejaksaan Distrik Pusat Seoul karena pengalaman yang dimilikinya.
Yoon memulai karirnya di Kantor Kejaksaan Umum Daegu pada tahun 1994. Ia mengepalai Cabang Khusus dan Departemen Investigasi Pusat, yang keduanya menyelidiki kasus-kasus terkait korupsi.
Pada tahun 2002, Yoon sempat bekerja di sebagai pengacara tetapi keluar karena ia merasa tidak cocok untuk posisi tersebut.
Kemudian dia sempat bekerja untuk tim penasihat independen yang menyelesaikan insiden BBK yang terkait dengan Presiden Lee Myung-bak tahun 2008.
Perannya di bidang hukum semakin mencolok setelah pada tahun 2013, ia memimpin tim investigasi khusus yang menyelidiki keterlibatan Badan Intelijen Nasional (NIS) dalam skandal manipulasi opini publik NIS tahun 2012.
Pada tanggal 19 Mei 2017, presiden yang baru terpilih Moon Jae-in menunjuk Yoon sebagai kepala Kantor Kejaksaan Distrik Pusat Seoul karena pengalaman yang dimilikinya.
Lihat Juga :