Bos Mossad Dilaporkan Bertemu Jenderal Sudan yang Difasilitasi UEA
Minggu, 23 Agustus 2020 - 11:38 WIB
loading...
A
A
A
Seorang juru bicara dewan, Mohamed al-Faki, mengatakan dia tidak tahu apa-apa tentang pertemuan yang dilaporkan media tersebut. Dia menambahkan bahwa dewan tidak pernah membahas masalah tersebut.
Menurutnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Kepala Dewan Kedaulatan Sudan Abdel Fattah al-Burhan setuju bahwa pemerintah sipil Sudan akan bertugas mengadakan kontak dengan Israel. Netanyahu dan al-Burhan bertemu di Uganda pada bulan Februari.
Pada hari Rabu lalu, Kementerian Luar Negeri Sudan memecat seorang juru bicaranya yang menyatakan harapannya untuk terciptanya kesepakatan damai dengan Israel. Kementerian itu bergegas menarik pernyataan juru bicara yang dipecat tersebut.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Sudan yang dipecat, Haidar Badawi Sadiq, mengatakan Sudan berharap untuk membuat kesepakatan damai dengan Israel menyusul kesepakatan untuk menormalisasi hubungan antara Israel dan UEA .
Tak lama kemudian, media Arab melaporkan bahwa Menteri Luar Negeri Sudan Omar Qamar al-Din Ismail menarik kembali klaim tersebut, dengan mengatakan bahwa kesepakatan dengan Israel belum dibahas. Menteri itu mengatakan Sadiq tidak berwenang untuk berkomentar tentang hubungan Sudan dengan Israel.
Menurutnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Kepala Dewan Kedaulatan Sudan Abdel Fattah al-Burhan setuju bahwa pemerintah sipil Sudan akan bertugas mengadakan kontak dengan Israel. Netanyahu dan al-Burhan bertemu di Uganda pada bulan Februari.
Pada hari Rabu lalu, Kementerian Luar Negeri Sudan memecat seorang juru bicaranya yang menyatakan harapannya untuk terciptanya kesepakatan damai dengan Israel. Kementerian itu bergegas menarik pernyataan juru bicara yang dipecat tersebut.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Sudan yang dipecat, Haidar Badawi Sadiq, mengatakan Sudan berharap untuk membuat kesepakatan damai dengan Israel menyusul kesepakatan untuk menormalisasi hubungan antara Israel dan UEA .
Tak lama kemudian, media Arab melaporkan bahwa Menteri Luar Negeri Sudan Omar Qamar al-Din Ismail menarik kembali klaim tersebut, dengan mengatakan bahwa kesepakatan dengan Israel belum dibahas. Menteri itu mengatakan Sadiq tidak berwenang untuk berkomentar tentang hubungan Sudan dengan Israel.
Lihat Juga :