Siapa Masoud Pezeshkian? Dokter Ahli Bedah Jantung yang Berani Mengkritik Ayatollah Khamenei dan Kini Jadi Presiden Iran

Sabtu, 06 Juli 2024 - 21:40 WIB
loading...
Siapa Masoud Pezeshkian?...
Masoud Pezeshkian menang pada pemilu presiden Iran. Foto/AP
A A A
TEHERAN - Setelah kematian Mahsa Amini pada tahun 2022, anggota parlemen Iran Masoud Pezeshkian menulis bahwa “tidak dapat diterima di Republik Islam untuk menangkap seorang gadis karena jilbabnya dan kemudian menyerahkan mayatnya kepada keluarganya.”

Beberapa hari kemudian, ketika protes berskala nasional dan tindakan keras berdarah terhadap semua perbedaan pendapat terjadi, ia memperingatkan bahwa mereka yang “menghina pemimpin tertinggi … tidak akan menimbulkan apa pun kecuali kemarahan dan kebencian yang bertahan lama di masyarakat.”

Sikap Pezeshkian, yang kini menjadi presiden terpilih Iran berusia 69 tahun, menyoroti dualitas menjadi politisi reformis dalam teokrasi Syiah Iran – selalu mendorong perubahan tetapi tidak pernah secara radikal menantang sistem yang diawasi oleh Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Setelah pemilihan presiden Iran pada tanggal 28 Juni menunjukkan jumlah pemilih terendah dalam sejarah, Pezeshkian memenangkan 16,3 juta suara melawan 13,5 juta suara dari kelompok garis keras Saeed Jalili untuk memastikan pemilihan putaran kedua pada hari Jumat. Pezeshkian sekarang harus meyakinkan masyarakat yang marah karena penderitaan ekonomi selama bertahun-tahun dan tindakan keras berdarah bahwa dia bisa melakukan perubahan yang dia janjikan.

“Kami kehilangan dukungan dari masyarakat karena perilaku kami, harga yang mahal, perlakuan kami terhadap anak perempuan, dan karena kami menyensor internet,” kata Pezeshkian dalam debat yang disiarkan televisi pada Senin malam. “Orang-orang tidak puas dengan kami karena perilaku kami.”

Siapa Masoud Pezeshkian? Dokter Ahli Bedah Jantung yang Berani Mengkritik Ayatollah Khamenei dan Kini Jadi Presiden Iran

1. Tokoh Reformis

Siapa Masoud Pezeshkian? Dokter Ahli Bedah Jantung yang Berani Mengkritik Ayatollah Khamenei dan Kini Jadi Presiden Iran

Foto/AP

Pezeshkian telah bersekutu dengan tokoh-tokoh moderat dan reformis lainnya selama kampanyenya untuk menggantikan mendiang Presiden Ebrahim Raisi, anak didik garis keras Khamenei yang tewas dalam kecelakaan helikopter pada bulan Mei. Pendukung utamanya adalah mantan Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif, yang mencapai kesepakatan nuklir Iran pada tahun 2015 dengan negara-negara besar yang sanksinya dicabut sebagai imbalan atas pembatasan program atom secara drastis.

Lebih dari 50 negara akan mengadakan pemilu pada tahun 2024
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Sinopsis The Last Girl...
Sinopsis The Last Girl on the Trafficking List di V+Short, Kisah Olive Terjebak Sindikat Berbahaya
Berita Terkini
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved