Gagal Bayar Utang, Deutsche Bank Sita 20 Ton Emas Venezuela

Rabu, 05 Juni 2019 - 20:44 WIB
Gagal Bayar Utang, Deutsche...
Gagal Bayar Utang, Deutsche Bank Sita 20 Ton Emas Venezuela
A A A
CARACAS - Deutsche Bank, pemberi pinjaman terbesar yang berbasis di Jerman, menyita 20 ton emas milik Venezuela. Musababnya, negara itu gagal membayar utang atau pinjaman seperti dalam perjanjian.

Venezuela, yang bernama resmi Republik Bolivarian, menerima pinjaman dari bank Jerman itu pada tahun 2016 dengan jaminan 20 ton emasnya. Menurut laporan Bloomberg, Selasa (4/5/2019), yang mengutip sumber terkait masalah itu, 20 ton emas tersebut dijadikan jaminan untuk pinjaman senilai USD750 juta.

Namun, Venezuela gagal memenuhi ketentuan perjanjian termasuk pembayaran bunga. Perjanjian itu akan berakhir pada tahun 2021. Kegagalan Venezuela itu membuat bank memutuskan untuk mengakhiri perjanjian lebih awal dan menyita emas. Baik Deutsche Bank maupun bank sentral Venezuela tidak bersedia berkomentar.

Venezuela telah mengalami krisis ekonomi terburuk dalam sejarah negara itu. Kondisi ekonomi negara itu yang jatuh disertai dengan resesi tajam, hiperinflasi, dan meningkatnya defisit barang-barang pokok, telah secara signifikan diperkuat oleh gejolak politik, diperburuk oleh tekanan sanksi konstan dari Amerika Serikat.

Negara Amerika Latin telah dikenai sanksi AS yang keras selama beberapa tahun terakhir. Gedung Putih memperkenalkan pembatasan ekspor minyak Venezuela, sumber utama pendapatan negara, serta bisnis emasnya, sehingga sulit untuk menjual emas yang ditambang di luar negeri.

Krisis politik memanas setelah pemimpin oposisi Juan Guaido mendeklarasikan diri sebagai presiden sementara. Guaido yang didukung AS dan banyak negara lainnya, tak mengakui kemenangan Presiden Nicolas Maduro dalam pemilu 2018.

AS dilaporkan menyita USD7 miliar dalam bentuk aset milik perusahaan minyak negara Venezuela, PDVSA, dan anak perusahaannya di AS, Citgo, setelah Washington memberikan dukungan penuh di belakang "presiden sementara" Juan Guaido.

Pada bulan Januari, Bank of England memblokir upaya Venezuela untuk mengambil emas senilai USD1,2 miliar yang disimpan di brankas bank tersebut. Caracas menyimpan sebagian cadangan emasnya di London.
(mas)
Berita Terkait
Venezuela Klaim Tangkap...
Venezuela Klaim Tangkap Mata-mata AS
Maduro Pastikan Venezuela...
Maduro Pastikan Venezuela Akan Adili Dua 'Rambo' AS
Menyusup ke Venezuela,...
Menyusup ke Venezuela, Dua 'Rambo' AS Ingin Tangkap Maduro
Gulingkan Maduro, Oposisi...
Gulingkan Maduro, Oposisi Venezuela Minta Bantuan Perusahaan Keamanan AS
Maduro: Intelijen AS...
Maduro: Intelijen AS Suap Ratusan Pekerja di Perusahaan Minyak Venezuela
Pompeo Sesumbar Bakal...
Pompeo Sesumbar Bakal Bebaskan Warga AS yang Ditangkap Venezuela
Berita Terkini
Perang Iran Kembali...
Perang Iran Kembali Berkecamuk, Cadangan Rudal Strategis AS Terus Menipis
1 jam yang lalu
Siapa Zhang Zhidong?...
Siapa Zhang Zhidong? Warga China yang Dituduh sebagai Raja Fentanyl Meksiko
3 jam yang lalu
Tren Tak Mau Punya Anak...
Tren Tak Mau Punya Anak Melonjak di Jepang, Humanisasi Bayi Berbulu Berkembang Pesat
4 jam yang lalu
Gencatan Senjata Berakhir!...
Gencatan Senjata Berakhir! Perang Houthi dan Arab Saudi Bisa Pecah Kapan Saja
5 jam yang lalu
AS Ingin Ambil Alih...
AS Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Akan Dapat Bayaran
9 jam yang lalu
Citra Satelit Ungkap...
Citra Satelit Ungkap Kerusakan Parah pada Pangkalan AS Akibat Serangan Iran
10 jam yang lalu
Infografis
Bayar Bunga Warisan...
Bayar Bunga Warisan Jokowi Rp183 T, Prabowo Bakal Tarik Utang Rp775 T
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved