Perusahaan Ini Serahkan 35.000 Senapan Serbu AK-203 ke Militer India

Sabtu, 06 Juli 2024 - 07:15 WIB
loading...
Perusahaan Ini Serahkan...
Tentara India memegang senapan serbu AK-203 saat pameran senjata. Foto/ssbcrack.com
A A A
NEW DELHI - Perusahaan patungan Rusia-India menyerahkan 35.000 senapan serbu AK-203 ke Angkatan Bersenjata India, menurut pernyataan Perusahaan Negara Rostec.

“Usaha patungan Rusia-India Indo-Russian Rifles Private Limited, terdaftar dan berlokasi di India, telah memproduksi dan menyerahkan 35.000 senapan serbu Kalashnikov AK-203 ke Kementerian Pertahanan India. Pendiri perusahaan di pihak Rusia adalah (perusahaan ekspor pertahanan negara) Rosoboronexport dan Kalashnikov Concern dari Perusahaan Negara Rostec," ungkap pernyataan Rostec.

Senapan serbu Kalashnikov AK-203 adalah versi senapan serbu AK-200 yang dirancang untuk diisi peluru 7,62x39 mm yang digunakan di Angkatan Bersenjata India.

Rostec mengatakan Rusia dan India terus melaksanakan proyek industri pertahanan. Program saat ini dan masa depan difokuskan pada kerja sama teknologi antara kedua belah pihak.

AK-203 menggabungkan desain ergonomis yang sangat baik, memungkinkan penembak beradaptasi dengan nyaman.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Presiden Venezuela Terenyuh...
Presiden Venezuela Terenyuh Puluhan Negara Bantu Cari Korban Gempa, Nyaris 2.000 Orang Tewas
Rekomendasi
Gugatan PMH Legalisir...
Gugatan PMH Legalisir Ijazah Jokowi Masuk Tahap Mediasi
Rupiah Ambruk Dekati...
Rupiah Ambruk Dekati Rp18.000, Dolar AS Masih Terlalu Perkasa
Alasan Calon Manajer...
Alasan Calon Manajer Kopdes Ikuti Latsarmil, Wamenhan: Latih Disiplin dan Kerja Sama
Berita Terkini
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Rakyat UEA Menikmati Jaringan Kereta Api
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Infografis
Perang Pecah, Ini Perbandingan...
Perang Pecah, Ini Perbandingan Kekuatan Militer Thailand vs Kamboja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved