Profil Dick Schoof, Eks Kepala Mata-mata yang Dilantik Jadi PM Belanda
Rabu, 03 Juli 2024 - 13:31 WIB
loading...
A
A
A
Mengutip EuroNews, Schoof mungkin dikenal luas di negara asalnya karena sering berperan dalam pemerintahan Belanda. Namun, sosoknya tetap asing bagi kebanyakan orang Eropa lainnya.
Pada latar belakangnya, Schoof pernah menjadi kepala mata-mata dalam Badan Intelijen dan Keamanan Umum (2018-2020).
Setelah itu, dia juga sempat ditunjuk sebagai Sekjen Kementerian Hukum dan Keamanan periode 2020-2024.
Sekilas, pengalaman politik Schoof terbilang sangat kontras dengan pendahulunya yang liberal, Mark Rutte. Selain memimpin Belanda sejak 2010, ia sering memainkan peran berpengaruh di Uni Eropa.
Menariknya, Schoof saat ini sebenarnya bukan anggota partai politik mana pun. Terakhir kali, ia bergabung dengan partai sosial demokrat PvdA selama 30 tahun sebelum keluar pada 2021.
Namun, situasi tak biasa yang terjadi di Belanda membuat pelari maraton fanatik ini ditunjuk untuk memimpin koalisi yang didominasi oleh Partai Kebebasan sayap kanan radikal milik Geert Wilders.
Pada latar belakangnya, Schoof pernah menjadi kepala mata-mata dalam Badan Intelijen dan Keamanan Umum (2018-2020).
Setelah itu, dia juga sempat ditunjuk sebagai Sekjen Kementerian Hukum dan Keamanan periode 2020-2024.
Sekilas, pengalaman politik Schoof terbilang sangat kontras dengan pendahulunya yang liberal, Mark Rutte. Selain memimpin Belanda sejak 2010, ia sering memainkan peran berpengaruh di Uni Eropa.
Menariknya, Schoof saat ini sebenarnya bukan anggota partai politik mana pun. Terakhir kali, ia bergabung dengan partai sosial demokrat PvdA selama 30 tahun sebelum keluar pada 2021.
Namun, situasi tak biasa yang terjadi di Belanda membuat pelari maraton fanatik ini ditunjuk untuk memimpin koalisi yang didominasi oleh Partai Kebebasan sayap kanan radikal milik Geert Wilders.
Lihat Juga :