Lukashenko Tuding AS dan UE di Balik Demonstrasi Belarusia

Sabtu, 22 Agustus 2020 - 17:18 WIB
loading...
Lukashenko Tuding AS...
Presiden Belarusia, Alexander Lukashenko menuduh Amerika Serikat (AS) dan Eropa mengorganisir aksi demonstrasi di negaranya. Foto/REUTERS
A A A
MINSK - Presiden Belarusia , Alexander Lukashenko menuduh Amerika Serikat (AS) dan Eropa mengorganisir aksi demonstrasi di negaranya. Belarusia telah terkurung dalam aksi demonstrasi, yang semakin meluas sejak pemilihan presiden pada awal Agustus ini.

"AS sedang merencanakan dan mengarahkannya dan Eropa ikut bermain. Sebuah pusat khusus telah didirikan di dekat Warsawa. Anda tahu, ketika ada kerusuhan di dekatnya dan tank serta pesawat mulai bergerak, ini bukan kebetulan," ucap Lukashenko, seperti dilansir Tass pada Sabtu (22/8/2020). ( Baca juga: UE Tegaskan Tidak Akui Hasil Pemilihan Umum Belarusia )

Dia mencatat bahwa negara-negara Barat mencoba memainkan kartu Belarusia melawan Rusia, menyebut Belarusia sebagai "satu-satunya penghubung yang tersisa" di koridor Laut Hitam Baltik, yang mencakup tiga negara Baltik, Ukraina, dan Belarusia.

AS menyatakan bahwa pemilu Belarusia tidak sejalan dengan standar pemilu demokratis bebas yang mencerminkan kemauan rakyat, menyerukan kepada pemerintah Belarusia untuk aktif bekerja sama dengan Dewan Koordinasi yang dibentuk oleh oposisi.

Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Dewan Eropa. Presiden Dewan Eropa, Charles Michel pasca pertemuan dengan para pemimpin UE tengah pekan ini, menuturkan pemilu di negara itu tidak bebas dan tidak adil. ( Lihat grafis: Trump Ingin Tukar Puerto Rico dengan Greenland )

"UE telah mengikuti perkembangan di Belarus dengan sangat dekat dan dengan kekhawatiran yang meningkat. Pemilu 9 Agustus tidak bebas dan tidak adil, oleh karena itu kami tidak mengakui hasilnya," bunyi dokumen yang dirilis Dewan Eropa.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Bos FBI Temui Prabowo,...
Bos FBI Temui Prabowo, Artefak Papua yang Diselundupkan ke AS Kembali ke Indonesia
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 5.208 Orang, 16.740 Luka-Luka
AS Habiskan Rp671 Triliun...
AS Habiskan Rp671 Triliun untuk Perang Lawan Iran, Minta Tambahan Anggaran Lagi
Rekomendasi
Hari Anak Nasional ke-42,...
Hari Anak Nasional ke-42, saatnya Negara Membangun Prasyarat Perlindungan Anak
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
Ahli Waris Laporkan...
Ahli Waris Laporkan Dugaan Kepemilikan Aset Tak Wajar Mantan Hakim dan Jaksa ke KPK
Berita Terkini
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved