UE Tegaskan Tidak Akui Hasil Pemilihan Umum Belarusia

Kamis, 20 Agustus 2020 - 18:12 WIB
loading...
UE Tegaskan Tidak Akui...
Uni Eropa (UE) mengatakan, mereka tidak mengakui hasil pemilihan umum (pemilu) yang digelar di Belarusia awal bulan ini. Foto/REUTERS
A A A
BRUSSELS - Uni Eropa (UE) mengatakan, mereka tidak mengakui hasil pemilihan umum (pemilu) yang digelar di Belarusia awal bulan ini. Presiden Dewan Eropa, Charles Michel pasca pertemuan dengan para pemimpin UE, menuturkan pemilu di negara itu tidak bebas dan tidak adil.

"UE telah mengikuti perkembangan di Belarus dengan sangat dekat dan dengan kekhawatiran yang meningkat. Pemilu 9 Agustus tidak bebas dan tidak adil, oleh karena itu kami tidak mengakui hasilnya," bunyi dokumen yang dirilis Dewan Eropa. ( Baca juga: Pemimpin Oposisi Belarusia Minta UE Tidak Akui Hasil Pemilu )

Dokumen tersebut juga menyerukan pembebasan tahanan dan diakhirinya kekerasan terhadap pengunjuk rasa. "Rakyat Belarus memiliki hak untuk menentukan masa depan mereka," ungkapnya, seperti dilansir Tass pada Kamis (20/8/2020).

Dewan Eropa, menurut dokumen tersebut menegaskan, hanya proses damai dan demokratis yang didukung oleh media yang independen dan bebas serta masyarakat sipil yang kuat, yang dapat memberikan solusi berkelanjutan. ( Baca juga: Kemendag Akan Bentuk Tim Kampanye Positif Sawit Indonesia )

"Semua pihak, termasuk pihak ketiga menyatakan, harus mendukung proses seperti itu. Selain itu, UE akan segera menjatuhkan sanksi terhadap sejumlah besar individu yang bertanggung jawab atas kekerasan, penindasan dan pemalsuan hasil pemilu," ungkapnya.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Tegas! Wali Kota New...
Tegas! Wali Kota New York Zohran Mamdani: Netanyahu Penjahat Perang!
Rekomendasi
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Berita Terkini
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved