7 Negara yang Berhasil Melakukan Kudeta Militer

Jum'at, 28 Juni 2024 - 20:01 WIB
loading...
7 Negara yang Berhasil...
Tentara Myanmar berjalan di sepanjang jalan saat menghadapi unjuk rasa yang menentang kudeta militer di Yangon, Myanmar, 28 Februari 2021. Foto/REUTERS/Stringer
A A A
KAIRO - Kudeta militer sebagai peristiwa pengambilalihan kekuasaan oleh angkatan bersenjata, telah memainkan peran penting dalam sejarah banyak negara.

Dari Mesir hingga Myanmar, kudeta telah mengubah jalannya sejarah, mempengaruhi masyarakat, dan menciptakan ketidakstabilan politik.

Berikut ini akan mengulas beberapa peristiwa kudeta yang signifikan, termasuk pelaku dan kronologinya:

1. Kuba


Pada tahun 1933, Fulgencio Batista memimpin pemberontakan yang menggulingkan pemerintahan Gerardo Machado.

Batista kemudian memegang kekuasaan sebagai presiden hingga 1944, dan kembali mengorganisir kudeta pada tahun 1952 sebelum akhirnya digulingkan dalam Revolusi Kuba yang dipimpin Fidel Castro pada tahun 1959.

2. Filipina


Pada September 1972, Ferdinand Marcos memberlakukan darurat militer untuk mengambil alih kekuasaan pemerintahan Diosdado Macapagal. Marcos memerintah hingga 1981.

3. Libya


Pada 1 September 1969, Muammar Al-Qaddafi memimpin kudeta militer di Libya, mengakhiri monarki dan memulai rezim otoriter yang berlangsung hingga 2011.

4. Cile


Pada 1973, Jenderal Augusto Pinochet menggulingkan pemerintahan Presiden Salvador Allende melalui kudeta militer yang brutal. Pinochet memerintah Cile hingga 1990.

5. Mesir


Kudeta Militer 1952: Pada 23 Juli 1952, terjadi kudeta militer terhadap pemerintahan Mesir yang dipimpin Gamal Abdel Nasser.

Kudeta ini mengakhiri kekuasaan Raja Farouk dan membuka jalan bagi perubahan besar dalam sejarah Mesir.

Kudeta Militer 2013: Setelah revolusi di alun-alun Tahrir pada 2011 yang mengakhiri pemerintahan Hosni Mubarak, muncul pemerintahan demokratis yang dipilih melalui pemilu.

Presiden terpilih Muhammad Mursi itu kemudian digulingkan oleh kudeta militer pada 2013. Pemerintahan militer berlangsung hingga saat ini. Kekerasan dan ketidakstabilan politik mengubah jalannya sejarah negara ini.

6. Myanmar


Pada 1 Februari 2021, militer Myanmar merebut kekuasaan pemerintahan demokratis dengan alasan kecurangan dalam pemilu.

Sejak itu, negara ini mengalami konflik yang semakin meningkat, dari pemberontakan hingga perang saudara. Ribuan orang tewas akibat kekerasan politik.

7. Turki


Sejak pembentukan negara Turki modern pada tahun 1923, Angkatan Bersenjata Turki telah melakukan kudeta tiga kali, yaitu pada tahun 1960, 1971, dan 1980, serta melakukan intervensi melalui memorandum militer pada tahun 1997.

Baca juga: Kenyataan Pahit, Rakyat Palestina Merasa Dunia Tinggalkan Gaza
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Israel Terus Bombardir...
Israel Terus Bombardir Gaza, Mesir Marah Besar!
Agen Mata-mata Israel...
Agen Mata-mata Israel Isyaratkan Mesir dan Turki sebagai Target Perang Berikutnya
Pertama Kali, Jet Tempur...
Pertama Kali, Jet Tempur Mesir Ditempatkan di UEA
7 Alasan Penjagaan Putin...
7 Alasan Penjagaan Putin Diperketat, dari Konflik Elite Moskow hingga Kudeta MIliter
Presiden Mesir pada...
Presiden Mesir pada Trump: Tak Ada Seorang pun Selain Anda Bisa Hentikan Perang di Timur Tengah
Pertama di Dunia, Simulasi...
Pertama di Dunia, Simulasi Al-Qur’an Bahasa Isyarat Indonesia Diserbu Pengunjung CIBF Mesir
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
AS Klaim Perjanjian...
AS Klaim Perjanjian Damai dengan Iran Diteken Hari Ini, Teheran: Tak  Akan Terjadi!
Rekomendasi
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
PB LEMKARI Gelar Kongres...
PB LEMKARI Gelar Kongres Luar Biasa 2026, Sempurnakan Nama dan Logo Organisasi
Berita Terkini
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Profesor AS: Israel,...
Profesor AS: Israel, Bukan Iran, yang Jadi Ancaman Nuklir Utama di Timur Tengah
Trump: AS dan Iran Teken...
Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved