Mengapa Israel Sangat Takut dengan Anak Muda Mesir?
Rabu, 30 Oktober 2024 - 22:45 WIB
loading...
Anak muda Mesir bisa marah dengan genosida yang terjadi di Gaza. Foto/X/@engazatmasr2020
A
A
A
KAIRO - Genosida di Gaza yang dilakukan Israel ternyata menyimpan bom waktu. Zionis itu sangat takut jika anak muda di negara-negara Arab marah dengan genosida dan membangkitkan perlawanan melawan Israel.
Sebuah media besar di Israel, Israel Hayom, mengeluarkan peringatan tentang dampak perang Gaza dan durasinya yang panjang terhadap generasi muda di Mesir, dengan mencatat bahwa hal itu dapat mengubah mereka menjadi bom waktu yang siap beraksi melawan Israel di masa mendatang.
Menurut Israel Hayom, perang yang sedang berlangsung di Jalur Gaza meningkatkan radikalisme dan permusuhan terhadap Israel serta ekstremisme dalam masalah agama, masyarakat, dan ekonomi. Hal ini terbukti di media sosial di Mesir dan berita televisi tentang berbagai peristiwa di daerah kantong Palestina tersebut.
Surat kabar Israel tersebut menambahkan bahwa Kairo berharap untuk menghentikan radikalisme ini agar tidak membesar dan mendapatkan keuntungan dari kesepakatan terbatas untuk mengakhiri perang di Gaza, yang mengarah pada stabilitas regional, ekonomi, dan sosial.
Ditambahkannya bahwa masalah keamanan yang dihadapi Israel bukanlah prioritas utama Presiden Mesir Al-Sisi, dan tampaknya di Kairo, mereka hanya berharap untuk menghentikan perang karena hal itu merupakan kepentingan Mesir untuk melakukannya.
Sebuah media besar di Israel, Israel Hayom, mengeluarkan peringatan tentang dampak perang Gaza dan durasinya yang panjang terhadap generasi muda di Mesir, dengan mencatat bahwa hal itu dapat mengubah mereka menjadi bom waktu yang siap beraksi melawan Israel di masa mendatang.
Menurut Israel Hayom, perang yang sedang berlangsung di Jalur Gaza meningkatkan radikalisme dan permusuhan terhadap Israel serta ekstremisme dalam masalah agama, masyarakat, dan ekonomi. Hal ini terbukti di media sosial di Mesir dan berita televisi tentang berbagai peristiwa di daerah kantong Palestina tersebut.
Surat kabar Israel tersebut menambahkan bahwa Kairo berharap untuk menghentikan radikalisme ini agar tidak membesar dan mendapatkan keuntungan dari kesepakatan terbatas untuk mengakhiri perang di Gaza, yang mengarah pada stabilitas regional, ekonomi, dan sosial.
Ditambahkannya bahwa masalah keamanan yang dihadapi Israel bukanlah prioritas utama Presiden Mesir Al-Sisi, dan tampaknya di Kairo, mereka hanya berharap untuk menghentikan perang karena hal itu merupakan kepentingan Mesir untuk melakukannya.
Lihat Juga :