AS dan China Gelar Perundingan Nuklir, Apa Saja yang Dibahas?

Sabtu, 22 Juni 2024 - 16:19 WIB
loading...
A A A
Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri mengatakan ketika menjawab pertanyaan Reuters bahwa perundingan Jalur Dua bisa bermanfaat. Departemen tersebut tidak berpartisipasi dalam pertemuan bulan Maret meskipun mereka menyadarinya, kata juru bicara tersebut.

Diskusi semacam itu tidak dapat menggantikan perundingan formal "yang mengharuskan para peserta untuk berbicara secara otoritatif mengenai isu-isu yang seringkali sangat terkotak-kotak di lingkungan pemerintah (China)," kata juru bicara tersebut.

Baca Juga: 6 Kekuatan Pakta Pertahanan Bergaya NATO antara Rusia dan Korea Utara

Anggota delegasi China dan kementerian pertahanan Beijing tidak menanggapi permintaan komentar.

Diskusi informal antara negara-negara yang memiliki senjata nuklir terjadi ketika AS dan Tiongkok berselisih mengenai isu-isu utama ekonomi dan geopolitik, dengan para pemimpin di Washington dan Beijing saling menuduh satu sama lain melakukan transaksi dengan itikad buruk.

Kedua negara sempat melanjutkan perundingan Jalur Satu mengenai senjata nuklir pada bulan November namun perundingan tersebut terhenti, dan seorang pejabat tinggi AS secara terbuka menyatakan rasa frustrasinya atas sikap tanggap China.

Pentagon, yang memperkirakan bahwa persenjataan nuklir Beijing meningkat lebih dari 20% antara tahun 2021 dan 2023, mengatakan pada bulan Oktober bahwa Tiongkok “juga akan mempertimbangkan penggunaan nuklir untuk memulihkan pencegahan jika kekalahan militer konvensional di Taiwan” mengancam kekuasaan Partai Komunis Tiongkok.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Ngeri! Macan Tutul Masuk...
Ngeri! Macan Tutul Masuk Toko Miras, Serang Pegawai lalu Acak-Acak Minuman
Rekomendasi
FIFA Tepis Isu Pengaturan...
FIFA Tepis Isu Pengaturan Skor Pertandingan di Piala Dunia 2026
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
Thomas Muller Buka Lagi...
Thomas Muller Buka Lagi Momen Kontroversial Bersama Messi, Sindir Keputusan Wasit
Berita Terkini
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved