Putin Tiba di Korea Utara, Langsung Disambut Kim Jong-un

Rabu, 19 Juni 2024 - 06:05 WIB
loading...
Putin Tiba di Korea...
Presiden Rusia Vladimir Putin disambut Pemimpin Korut Kim Jong-un saat tiba di Bandara Internasional Pyongyang. Foto/rt
A A A
PYONGYANG - Presiden Rusia Vladimir Putin telah tiba di Bandara Internasional Pyongyang, menandai dimulainya kunjungan dua harinya ke Korea Utara (Korut).

Putin langsung disambut Pemimpin Korut Kim Jong-un saat turun dari pesawat di bandara. Pemimpin Rusia itu dijadwalkan melakukan pertemuan tatap muka yang panjang dengan Kim Jong-un.

Presiden Rusia tiba di negara itu pada Selasa malam (18/6/2024), dengan sebagian besar pembicaraan dan acara dijadwalkan pada hari berikutnya.



Dia disambut di bandara oleh delegasi pejabat Korea Utara, serta plakat yang memuji persahabatan antara kedua negara, sementara jalan menuju bandara dipenuhi dengan bendera Rusia dan potret Putin.

Delegasi Rusia tersebut mencakup sejumlah pejabat tinggi, termasuk Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov, Wakil Perdana Menteri Pertama Denis Manturov, Menteri Pertahanan Andrey Belousov, Menteri Kesehatan Mikhail Murashko, dan Menteri Transportasi Roman Starovoyt, serta kepala Roscosmos Yuri Borisov, dan kepala Kereta Api Rusia Oleg Belozyorov.

Putin dan Kim diperkirakan akan menandatangani sejumlah dokumen bilateral, dengan pemimpin Rusia sebelumnya telah mengesahkan penandatanganan Perjanjian Kemitraan Strategis Komprehensif dengan Korea Utara, yang menguraikan "prospek kerja sama lebih lanjut" antara Moskow dan Pyongyang.

Baca juga: Norwegia Peringatkan Otoritas Palestina Terancam Runtuh dalam Beberapa Bulan

Kunjungan terakhir Putin ke Korea Utara adalah pada tahun 2000, ketika dia bertemu dengan Kim Jong-il, ayah dari pemimpin saat ini.

Kim melakukan perjalanan ke Timur Jauh Rusia September lalu, dengan kunjungan yang difokuskan pada kerja sama militer dan ekonomi.

Menjelang kunjungannya, Putin mengatakan Rusia secara konsisten mendukung Korea Utara dalam "perjuangannya yang panjang melawan musuh yang berbahaya, agresif, dan berbahaya," yang merujuk pada negara-negara Barat.

Kremlin juga memuji dukungan vokal Korea Utara untuk Rusia dalam konflik Ukraina, dengan mencatat Pyongyang "memahami alasan sebenarnya dan esensi" dari krisis tersebut.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Ini Alasan Jepang Naikkan...
Ini Alasan Jepang Naikkan Biaya Visa Masuk hingga 5 Kali Lipat
Rekomendasi
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
Ketua PMI Jakpus Apresiasi...
Ketua PMI Jakpus Apresiasi Dukungan MNC Peduli di Jumtek PMR dan Relawan 2026
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
600 Tentara Korea Utara...
600 Tentara Korea Utara Tewas saat Perang Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved