Jet Tempur Siluman F-22 Raptor AS Capai Tonggak Sejarah 500.000 Jam Terbang

Selasa, 18 Juni 2024 - 09:28 WIB
loading...
A A A
Meskipun program F-22 mendapat kritik karena biayanya yang tinggi, kemampuan pesawat yang tak tertandingi dan jumlah jam terbang yang terakumulasi menyoroti keandalan dan efektivitas operasional yang berkelanjutan.

Peningkatan berkelanjutan dan rencana modernisasi memastikan bahwa F-22 Raptor akan tetap menjadi kekuatan dominan di angkasa selama beberapa dekade mendatang.

Pencapaian terbaru F-22 adalah bagian dari daftar pencapaiannya yang terus bertambah. Khususnya, pada tahun 2022, Angkatan Udara AS melaporkan bahwa jet tempur F-22 Raptor mencapai tonggak sejarah besar dengan penerapan tumpukan perangkat lunak terbuka yang baru.

Pencapaian tersebut menandai pertama kalinya perangkat lunak pihak ketiga dijalankan pada pesawat tempur generasi kelima dan penggunaan pertama perangkat lunak orkestrasi kontainer sumber terbuka pada pesawat tempur mana pun.

Apa yang Bikin F-22 Raptor Jadi Kekuatan Dominan?


F-22 Raptor dirancang menjelang akhir Perang Dingin sebagai pengganti pesawat F-15 dan F-16 yang sudah tua.

Awalnya diberi nama Lightning II, sebagai penghormatan kepada pesawat tempur Lockheed P-37 Lightning pada Perang Dunia II, namanya diubah menjadi Raptor pada tahun 1990-an. Menariknya, nama Lightning II kemudian diberikan kepada F-35.

Angkatan Udara Amerika selalu mengantisipasi ancaman di masa depan. Selama pengembangan F-22, Uni Soviet merupakan ancaman terbesar bagi Amerika Serikat.

Angkatan Udara Amerika membutuhkan pesawat yang mampu menangani tantangan apa pun, yang mengarah pada penciptaan F-22. Namun, setelah Uni Soviet runtuh dan Perang Dingin berakhir, misi F-22 menjadi kurang jelas.

Pengujian penerbangan untuk F-22 secara resmi dimulai pada tahun 1997 di bawah program Combined Test Force di Edwards AFB. Enam tahun kemudian, pada bulan Januari 2003, produksi pertama F-22 dikirim ke Nellis AFB di Nevada untuk pengujian dan evaluasi operasional awal.

Pada tahun 2004, F-22 mencapai status Kemampuan Operasional Awal.

F-22 dirancang untuk menjadi kekuatan yang tangguh, dimaksudkan untuk menggantikan F-15 sebagai pesawat tempur udara-ke-udara utama Angkatan Udara. Ini menggabungkan ketangkasan, kecerdasan, dan kemampuan siluman.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Hampir Setengah Warga...
Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump
Rekomendasi
Badan Gizi Nasional...
Badan Gizi Nasional dan Reduksi Orkestrasi Pemenuhan Gizi
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Premier Padel Valladolid...
Premier Padel Valladolid P2 2026 Tayang di VISION+, Cek Jadwal Lengkapnya
Berita Terkini
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved