Putin Ungkap Syarat-syarat untuk Perundingan Damai Ukraina

Sabtu, 15 Juni 2024 - 08:01 WIB
loading...
A A A
Putin menjabarkan syarat-syarat tersebut setelah mengecam para pendukung Kiev dari Barat karena diduga mencegah Ukraina mengadakan perundingan damai dengan Moskow sambil menuduh Rusia menolak perundingan.

“Kami mengandalkan Kiev untuk mengambil keputusan tersebut mengenai penarikan diri, status netral, dan dialog dengan Rusia, yang menjadi dasar keberadaan Ukraina di masa depan, secara independen berdasarkan realitas saat ini dan dipandu oleh kepentingan sejati rakyat Ukraina dan bukan atas perintah Barat,” ungkap Putin.

Baca juga: Pejabat AS Sebut Pertempuran dengan Yaman Paling Sengit Sejak Perang Dunia II

Pada titik ini, Moskow tidak akan menerima konflik yang membeku, yang akan memungkinkan Amerika Serikat (AS) dan sekutunya untuk mempersenjatai kembali dan membangun kembali militer Ukraina, klaim Putin.

“Penyelesaian penuh masalah tersebut akan melibatkan pengakuan Kiev terhadap empat wilayah baru serta Krimea sebagai bagian dari Rusia,” tegas Putin.

“Di masa depan, semua posisi berprinsip dasar tersebut harus diabadikan dalam perjanjian internasional yang fundamental. Tentu saja, itu termasuk pencabutan semua sanksi Barat terhadap Rusia,” ujar Putin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Heli Militer Mi-17 Pakistan...
Heli Militer Mi-17 Pakistan Jatuh, 22 Tentara Tewas termasuk 3 Perwira
Rekomendasi
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
Berita Terkini
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved