Obama Opimistis Biden Dapat Selamatkan AS
Jum'at, 21 Agustus 2020 - 11:24 WIB
loading...
A
A
A
Obama telah memperingatkan saat dia masih menjabat presiden bahwa ia akan menganggapnya sebagai "penghinaan pribadi" jika warga Amerika memilih Trump jadi penggantinya. Obama akan mengatakan konsekuensi dari pemerintahan Trump adalah lepasnya dorongan terburuk AS, berkurangnya reputasi yang dibanggakan di seluruh dunia, dan ancaman yang tidak pernah ada sebelumnya bagi lembaga demokrasi AS. “Saya mendorong para pemilih untuk memilih Biden,” paparnya.
Sebelumnya, istri Barack Obama, Michelle Obama menyampaikan serangan yang berapi-api terhadap penerus suaminya, menyebut Trump tidak kompeten dan “jelas tidak mampu". Serangannya sangat mengejutkan banyak orang Amerika karena ibu negara AS, baik mantan maupun yang sedang menjabat, cenderung menjauh dari pentas politik. (Baca: Wamena Papua Kembali Mencekam, 10 rumah Dibakar dan 4 Warga Terluka)
Bagaimana tanggapan Trump? "Alasan saya di sini adalah karena Presiden Obama dan Joe Biden," kata Presiden Trump, membalas serangan Obama. Saat konferensi pers Gedung Putih pada Rabu (19/8), Trump ditanyai tentang pernyataan pendahulunya. "Saya melihat kengerian yang dia tinggalkan kepada kami dan kebodohan transaksi yang dia lakukan," kata presiden AS itu. "Lihatlah betapa buruknya dia (Obama), betapa tidak efektifnya dia sebagai presiden, dia sangat tidak efektif, sangat buruk."
Trump menjelaskan, Presiden Obama tidak melakukan pekerjaannya dengan baik. "Mereka (Obama dan Biden) melakukan pekerjaan yang sangat buruk sehingga saya berdiri di hadapan Anda sebagai presiden,” terangnya.
Sebelumnya, bakal calon Presiden Amerika Serikat (AS) , Joe Biden, tidak hanya memiliki karisma, tapi juga keterbukaan untuk menerima berbagai pandangan. Akhir-akhir ini, dukungan terhadap Biden terus mengalir, termasuk dari para elite politik Partai Republik. (Baca juga: Gesek ATM Mulai Ga Laku, Nasabah Lebih Memilih Digital Banking)
Sebelumnya, istri Barack Obama, Michelle Obama menyampaikan serangan yang berapi-api terhadap penerus suaminya, menyebut Trump tidak kompeten dan “jelas tidak mampu". Serangannya sangat mengejutkan banyak orang Amerika karena ibu negara AS, baik mantan maupun yang sedang menjabat, cenderung menjauh dari pentas politik. (Baca: Wamena Papua Kembali Mencekam, 10 rumah Dibakar dan 4 Warga Terluka)
Bagaimana tanggapan Trump? "Alasan saya di sini adalah karena Presiden Obama dan Joe Biden," kata Presiden Trump, membalas serangan Obama. Saat konferensi pers Gedung Putih pada Rabu (19/8), Trump ditanyai tentang pernyataan pendahulunya. "Saya melihat kengerian yang dia tinggalkan kepada kami dan kebodohan transaksi yang dia lakukan," kata presiden AS itu. "Lihatlah betapa buruknya dia (Obama), betapa tidak efektifnya dia sebagai presiden, dia sangat tidak efektif, sangat buruk."
Trump menjelaskan, Presiden Obama tidak melakukan pekerjaannya dengan baik. "Mereka (Obama dan Biden) melakukan pekerjaan yang sangat buruk sehingga saya berdiri di hadapan Anda sebagai presiden,” terangnya.
Sebelumnya, bakal calon Presiden Amerika Serikat (AS) , Joe Biden, tidak hanya memiliki karisma, tapi juga keterbukaan untuk menerima berbagai pandangan. Akhir-akhir ini, dukungan terhadap Biden terus mengalir, termasuk dari para elite politik Partai Republik. (Baca juga: Gesek ATM Mulai Ga Laku, Nasabah Lebih Memilih Digital Banking)
Lihat Juga :