Anak yang Selamat dari Pembantaian di Nuseirat Sebut Tentara Israel Sengaja Menembaknya

Selasa, 11 Juni 2024 - 22:15 WIB
loading...
Anak yang Selamat dari...
Warga berjalan di antara puing-puing setelah serangan Israel di kamp pengungsi Nuseirat di Jalur Gaza tengah, 9 Juni 2024. Foto/Abed Khaled/REUTERS
A A A
GAZA - Mohammad Matar mengatakan kepada kantor berita Anadolu tentang kengerian pembantaian yang dilakukan tentara Israel terhadap warga Palestina di kamp pengungsi Nuseirat di Jalur Gaza tengah.

Ajaibnya, anak berusia 15 tahun itu selamat dari serangan brutal tersebut.

Matar dirawat karena lukanya di Rumah Sakit Medis Nasser di Khan Yunis. Seorang tentara Israel menembaknya dua kali dari jarak dekat, mengenai bahu dan perutnya. Peluru keluar dari tubuhnya melalui punggungnya.

Serangan tentara penjajah Israel pada Sabtu menewaskan 274 warga Palestina dan melukai 700 orang lainnya dalam pembantaian yang dilakukan setelah pemboman artileri dan serangan udara besar-besaran terhadap kamp pengungsi.

Matar sedang berjalan di jalan ketika rentetan ledakan dimulai. Dia tidak menyangka kawasan tempat tinggalnya akan berubah menjadi medan pembantaian oleh tentara Israel.

Dia menjelaskan, “Dalam hitungan detik, sejumlah helikopter Israel terbang di atasnya dan menembak secara acak ke jalan tempat saya berjalan.”

Dia segera menuju ke rumahnya dan berkumpul bersama anggota keluarganya di ruang bawah tanah untuk berlindung.

Beberapa menit kemudian, keluarga tersebut mendengar suara tank Israel di daerah tersebut, jadi mereka berlari ke lantai pertama, karena mereka pikir akan lebih aman.

Baca juga: Dewan Keamanan PBB Sahkan Resolusi untuk Setop Perang Israel di Gaza

Segera setelah itu, tentara Israel menyerbu rumah keluarganya. “Ada sekitar 10 orang di dalam rumah, dan tiba-tiba tentara mengambil saudara laki-laki, ayah, dan kakek saya, menutup mata mereka dan menutup kepala mereka dengan tas hitam,” papar dia.

Saat itulah seorang tentara mendekatinya tanpa peringatan dan menembaknya dua kali. Dia tidak bisa berdiri, jadi tentara itu menariknya dengan paksa, lalu melemparkannya ke lantai.

“Tubuh saya lumpuh pada saat itu. Mereka juga menembak adik laki-laki saya dan membunuhnya, dan bibi saya juga tertembak,” ungkap anak itu.

Matar mencontohkan, mereka yang terluka dibiarkan mengeluarkan darah selama lebih dari setengah jam sebelum dipindahkan ke rumah sakit.

Dia juga mengatakan tentara Rangers AS termasuk di antara pasukan Israel. “Lencana itu ada di pundak mereka,” papar dia.

Mohammad Al-Samouni yang berusia sembilan tahun juga selamat dari pembantaian Nuseirat. Dia terluka di tangan kanannya selama operasi militer Israel.

“Kami sedang duduk di tenda tempat kami mengungsi di kamp, dan tiba-tiba kami melihat tank dan tentara Israel di depan kami,” ungkap dia.

Seorang tentara melemparkan “bola peledak” ke arahnya, yang menyebabkan luka parah di tangannya. Ayah dan saudara laki-lakinya tewas seketika, namun anak tersebut tidak dapat memberikan rincian lebih lanjut.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Penembakan di Pusat...
Penembakan di Pusat Kesejahteraan Remaja Jerman Tewaskan Setidaknya 6 Orang
Janggal, Jubir Angkatan...
Janggal, Jubir Angkatan Laut Garda Revolusi Iran Tewas akibat Kecelakaan
Rekomendasi
MUI Siapkan Naskah Akademik...
MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LBGT, DPR Janji Tindak Lanjuti
Indonesia Tuan Rumah...
Indonesia Tuan Rumah Pertemuan CPOPC, Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Global
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Polri Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Berita Terkini
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved