8 Tantangan Pemerintahan Modi Mendatang, dari Pajak hingga Pengangguran
Senin, 10 Juni 2024 - 19:31 WIB
loading...
A
A
A
Modi telah melarang ekspor gandum dan beras untuk menahan inflasi dalam negeri.
Baca Juga: Siapa Rahul Gandhi? Pemimpin Partai Kongres India dan Musuh Utama PM Modi
![8 Tantangan Pemerintahan Modi Mendatang, dari Pajak hingga Pengangguran]()
Foto/AP
Pengangguran di India juga menjadi salah satu isu utama dalam kampanye pemilu dan Kongres menuduh pemerintah Modi tidak berbuat banyak dalam menyediakan lapangan kerja bagi kaum muda.
Partai Bharatiya Janata (BJP) yang mengusung Modi kehilangan sepertiga kursi yang dimilikinya di daerah pemilihan pedesaan, berdasarkan analisis data pemungutan suara, yang mencerminkan ketidakpuasan di pedesaan atas kurangnya lapangan kerja dan inflasi.
Tingkat pengangguran, membuka tab baru di India naik menjadi 8,1% pada bulan April dari 7,4% pada bulan Maret, menurut lembaga pemikir swasta Pusat Pemantauan Perekonomian India.
Perkiraan pemerintah untuk kuartal terakhir bulan Januari-Maret menunjukkan bahwa tingkat pengangguran perkotaan, membuka tab baru pada kelompok usia 15-29 tahun, meningkat lebih tinggi menjadi 17% dari 16,5% pada kuartal sebelumnya.
Tingkat pengangguran perkotaan secara keseluruhan pada kuartal Januari-Maret mencapai 6,7%, dibandingkan dengan 6,5% pada kuartal sebelumnya, menurut data pemerintah.
Pemerintah India tidak merilis angka pengangguran triwulanan di pedesaan India.
![8 Tantangan Pemerintahan Modi Mendatang, dari Pajak hingga Pengangguran]()
Foto/AP
Meningkatnya status dunia India dan kebijakan luar negerinya yang tegas disebut-sebut sebagai pencapaian besar baru-baru ini oleh pemerintahan Modi.
Namun, ketegangan diplomatik utama masih terjadi di Tiongkok, yang dipicu oleh bentrokan perbatasan pada tahun 2020 yang menewaskan 20 tentara India dan empat tentara China. Modi mengatakan bulan lalu negara-negara tersebut harus mengatasi “situasi berkepanjangan” di perbatasan mereka.
Pemerintahan Modi telah berusaha menarik perusahaan asing untuk mendiversifikasi rantai pasokan di luar China.
Baca Juga: Siapa Rahul Gandhi? Pemimpin Partai Kongres India dan Musuh Utama PM Modi
4. Tingkat Pengangguran yang Tinggi

Foto/AP
Pengangguran di India juga menjadi salah satu isu utama dalam kampanye pemilu dan Kongres menuduh pemerintah Modi tidak berbuat banyak dalam menyediakan lapangan kerja bagi kaum muda.
Partai Bharatiya Janata (BJP) yang mengusung Modi kehilangan sepertiga kursi yang dimilikinya di daerah pemilihan pedesaan, berdasarkan analisis data pemungutan suara, yang mencerminkan ketidakpuasan di pedesaan atas kurangnya lapangan kerja dan inflasi.
Tingkat pengangguran, membuka tab baru di India naik menjadi 8,1% pada bulan April dari 7,4% pada bulan Maret, menurut lembaga pemikir swasta Pusat Pemantauan Perekonomian India.
Perkiraan pemerintah untuk kuartal terakhir bulan Januari-Maret menunjukkan bahwa tingkat pengangguran perkotaan, membuka tab baru pada kelompok usia 15-29 tahun, meningkat lebih tinggi menjadi 17% dari 16,5% pada kuartal sebelumnya.
Tingkat pengangguran perkotaan secara keseluruhan pada kuartal Januari-Maret mencapai 6,7%, dibandingkan dengan 6,5% pada kuartal sebelumnya, menurut data pemerintah.
Pemerintah India tidak merilis angka pengangguran triwulanan di pedesaan India.
5. Perselisihan dengan China

Foto/AP
Meningkatnya status dunia India dan kebijakan luar negerinya yang tegas disebut-sebut sebagai pencapaian besar baru-baru ini oleh pemerintahan Modi.
Namun, ketegangan diplomatik utama masih terjadi di Tiongkok, yang dipicu oleh bentrokan perbatasan pada tahun 2020 yang menewaskan 20 tentara India dan empat tentara China. Modi mengatakan bulan lalu negara-negara tersebut harus mengatasi “situasi berkepanjangan” di perbatasan mereka.
Pemerintahan Modi telah berusaha menarik perusahaan asing untuk mendiversifikasi rantai pasokan di luar China.
Lihat Juga :