Balas Balon Tinja, Korea Selatan Mulai Kembali Perang Pengeras Suara

Minggu, 09 Juni 2024 - 15:25 WIB
loading...
A A A
Militer Korea Selatan mengatakan balon-balon yang mendarat menjatuhkan sampah, termasuk sampah plastik dan kertas, namun tidak ada zat berbahaya yang ditemukan.

Militer, yang telah mengerahkan unit reaksi cepat kimia dan pembersihan bahan peledak untuk mengambil balon dan material Korea Utara, memperingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap benda yang jatuh dan tidak menyentuh balon yang ditemukan di tanah tetapi melaporkannya ke polisi atau otoritas militer.

Peluncuran balon pada hari Sabtu oleh Korea Utara adalah yang ketiga sejak tanggal 28 Mei. Dalam dua putaran kegiatan balon sebelumnya di Korea Utara, pihak berwenang Korea Selatan menemukan sekitar 1.000 balon yang diikat pada tas vinil berisi kotoran, puntung rokok, potongan kain, limbah. baterai dan kertas bekas. Ada pula yang muncul dan berserakan di jalan raya, pemukiman, dan sekolah. Tidak ada bahan yang sangat berbahaya yang ditemukan dan tidak ada kerusakan besar yang dilaporkan.

Baca Juga: Bukan dengan Bom Nuklir, Korut Serang Korsel dengan 330 Balon Sampah

Wakil Menteri Pertahanan Korea Utara, Kim Kang Il, kemudian mengatakan negaranya akan menghentikan kampanye balon tersebut namun mengancam akan melanjutkannya jika aktivis Korea Selatan mengirimkan selebaran lagi.

Bertentangan dengan peringatan tersebut, sebuah kelompok sipil Korea Selatan yang dipimpin oleh pembelot Korea Utara Park Sang-hak, mengatakan bahwa mereka meluncurkan 10 balon dari kota perbatasan pada hari Kamis yang membawa 200.000 selebaran anti-Korea Utara, stik USB dengan lagu-lagu K-pop dan lagu-lagu Korea Selatan. drama, dan uang kertas USD1. Media Korea Selatan melaporkan kelompok aktivis lain juga menerbangkan balon berisi 200.000 selebaran propaganda ke arah Korea Utara pada hari Jumat.

Dengan pengeras suara, Korea Selatan mungkin menyiarkan siaran-siaran anti-Pyongyang, lagu-lagu K-pop, dan berita-berita dari luar melintasi perbatasan kedua negara yang bersenjata lengkap. Korea Utara sangat sensitif terhadap siaran semacam itu karena khawatir hal itu dapat menurunkan moral pasukan garis depan dan penduduk dan pada akhirnya melemahkan cengkeraman kekuasaan pemimpin Kim Jong-un.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Setelah Bikin Marah...
Setelah Bikin Marah Kim Jong-un, Korut Sukes Tembakkan Rudal dari Kapal Perang 5.000 Ton
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
10 Negara Paling Cocok...
10 Negara Paling Cocok untuk Solo Traveling, Aman dan Ramah Wisatawan
Jadi PM Baru, Andy Burnham...
Jadi PM Baru, Andy Burnham Izinkan AS Gunakan Pangkalan Inggris untuk Serang Iran
Trump Ancam Hancurkan...
Trump Ancam Hancurkan Gunung Pickaxe Iran, Tempat Sembunyikan Nuklir
Rekomendasi
Kisah Calvin dan Yehezkiel,...
Kisah Calvin dan Yehezkiel, Peraih Adhi Makayasa 2026 yang Dilantik Prabowo di Istana Merdeka
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Berita Terkini
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Infografis
Megawati Hangestri Gabung...
Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea Selatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved