AS Akan Modernisasi dan Diversifikasi Senjata Nuklir

Sabtu, 08 Juni 2024 - 19:19 WIB
loading...
AS Akan Modernisasi...
AS akan memodernisasi dan mendiversifikasi senjata nuklir. Foto/Reuters
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat mungkin harus mengerahkan lebih banyak senjata nuklir strategis di tahun-tahun mendatang untuk mencegah meningkatnya ancaman dari Rusia, China, dan musuh lainnya. Itu sebagai langkah penyebaran senjata nuklir, selain itu AS akan melakukan modernisasi dan diversifikasinya.

Pranay Vaddi, pejabat tinggi pengawasan senjata di Dewan Keamanan Nasional, menyampaikan komentarnya dalam pidatonya tentang “pendekatan yang lebih kompetitif” terhadap pengendalian senjata yang menguraikan perubahan kebijakan yang bertujuan untuk menekan Moskow dan Beijing agar membalikkan penolakan terhadap seruan AS untuk perundingan pembatasan persenjataan.

Meningkatkan Jumlah Senjata Nuklir

“Jika tidak ada perubahan dalam persenjataan musuh, kita mungkin akan mencapai suatu titik di tahun-tahun mendatang di mana diperlukan peningkatan jumlah persenjataan yang dikerahkan saat ini. Kita harus sepenuhnya siap untuk melaksanakannya jika presiden mengambil keputusan itu,” katanya kepada Asosiasi Pengendalian Senjata, dilansir Reuters.

“Jika hari itu tiba, hal ini akan menghasilkan tekad bahwa diperlukan lebih banyak senjata nuklir untuk menghalangi musuh-musuh kita dan melindungi rakyat Amerika serta sekutu dan mitra kita.”

AS saat ini menerapkan batasan 1.550 hulu ledak nuklir strategis yang ditetapkan dalam perjanjian New START tahun 2010 dengan Rusia meskipun Moskow “menangguhkan” partisipasinya tahun lalu karena dukungan AS terhadap Ukraina, sebuah langkah yang disebut Washington “tidak sah secara hukum.”

Vaddi berbicara setahun setelah Penasihat Keamanan Nasional Jake Sullivan mengatakan kepada kelompok yang sama bahwa tidak perlu meningkatkan pengerahan senjata nuklir strategis AS untuk melawan persenjataan Rusia dan China, dan ia menawarkan pembicaraan “tanpa prasyarat.”

Pemerintah tetap berkomitmen terhadap rezim pengendalian senjata internasional dan non-proliferasi yang dirancang untuk mengekang penyebaran senjata nuklir, kata Vaddi.

Baca Juga: 3 Hukuman Mati yang Mengguncang China pada 2024, Salah Satunya Kasus Suap Rp3,9 triliun

Musuh AS Memiliki Senjata Nuklir yang Canggih

AS Akan Modernisasi dan Diversifikasi Senjata Nuklir

Foto/Reuters
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Kebakaran Hanguskan...
Kebakaran Hanguskan Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat, Pemukim Yahudi Dievakuasi
Presiden Nikaragua Daniel...
Presiden Nikaragua Daniel Ortega Hapus Pemilu di Negaranya, Ini Alasannya
Rekomendasi
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved