Ingin Pertahankan Kekuasaan Pascaperang di Gaza, Berikut Beberapa Strategi Hamas

Rabu, 05 Juni 2024 - 22:22 WIB
loading...
A A A
Pejabat itu mengatakan Fatah ingin pemerintah memiliki keamanan penuh dan kendali administratif di Gaza – sebuah tantangan bagi kekuasaan Hamas di sana.

Hamas yang pada dasarnya berselisih dengan PLO mengenai Israel, tidak pernah bergabung dengan badan tersebut namun telah lama menyerukan pemilihan lembaga-lembaga pemerintahannya, termasuk badan legislatifnya yang dikenal sebagai PNC.

Pemimpin politik Hamas Ismail Haniyeh mengatakan pada hari Jumat bahwa selain pemerintahan berdasarkan “konsensus nasional”, kelompok tersebut menginginkan pemilihan presiden PA, parlemen dan PNC.

Ghassan Khatib, dosen di Universitas Birzeit di Tepi Barat, mengatakan Hamas hanya tertarik pada rekonsiliasi berdasarkan persyaratannya, mempertahankan politik, aparat keamanan, dan ideologinya, yang menurutnya akan berisiko menjerumuskan PLO ke dalam isolasi internasional.

“Abbas tidak bisa menerima mereka dengan politik mereka, karena itu akan membahayakan satu-satunya pencapaian PLO – pengakuan internasional,” katanya.

Meskipun demikian, pejabat Fatah Tayseer Nasrallah mengatakan Fatah memandang Hamas sebagai bagian dari "struktur nasional Palestina dan juga bagian dari struktur politik".

Saidam mengatakan konsensus diperlukan untuk mengelola bantuan dan rekonstruksi di Gaza. Fatah telah menjelaskan bahwa mereka tidak akan kembali ke Gaza "dengan membawa tank (Israel), namun kami akan mencapai kesepakatan dengan semua orang", tambahnya.

Juru bicara pemerintah Israel Tal Heinrich mengatakan kesediaan Otoritas Palestina untuk bekerja sama dengan Hamas “disayangkan.”

Rekonsiliasi Jadi Jalan untuk Mempersenjatai Hamas

Ingin Pertahankan Kekuasaan Pascaperang di Gaza, Berikut Beberapa Strategi Hamas

Foto/AP

Sebuah jajak pendapat yang dilakukan di Tepi Barat dan Gaza oleh Pusat Penelitian Kebijakan dan Survei Palestina pada bulan Maret menunjukkan Hamas mendapat lebih banyak dukungan dibandingkan Fatah, dan popularitasnya masih lebih tinggi dibandingkan sebelum perang.

Menjadi tuan rumah di China menandai peningkatan diplomasi bagi Hamas yang didukung Iran.

Ashraf Aboulhoul, redaktur pelaksana surat kabar milik negara Mesir Al-Ahram dan seorang spesialis urusan Palestina, mengatakan Hamas lebih tertarik pada kesepakatan daripada Fatah, karena rekonsiliasi dapat memberikan perlindungan bagi organisasi yang sudah lelah berjuang untuk membangun kembali.

Mohanad Hage Ali dari Carnegie Middle East Center mengatakan sulit membayangkan Hamas memulai tindakan militer apa pun yang akan memicu pembalasan besar-besaran Israel di masa mendatang.

Namun, katanya, rekonsiliasi akan menjadi "fase transisi yang memungkinkan Hamas mempersenjatai kembali secara perlahan."

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
Diperiksa Kejagung 9...
Diperiksa Kejagung 9 Jam Lebih, Sony Sonjaya Bungkam
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
5 Alasan See You at...
5 Alasan See You at Work Tomorrow Jadi Drakor Romansa Kantor yang Dinantikan
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Infografis
3 Penyebab Para Jenderal...
3 Penyebab Para Jenderal Israel Sudah Tak Ingin Serang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved