Modi Menang Pemilu, tapi Rakyat India Menolak Satu Partai Berkuasa Penuh

Rabu, 05 Juni 2024 - 17:12 WIB
loading...
A A A
Hasil pemilu hari Selasa tampaknya menunjukkan bahwa sebagian besar pemilih menolak retorika kurang ajar tersebut.

"Jika jajak pendapat akurat, India akan menuju dominasi BJP yang tidak terkendali,” kata Mehta, ilmuwan politik tersebut. “Itu adalah dominasi yang mengancam akan mengakhiri kemungkinan semua politik, menelan semua lawan, dan menjajah masyarakat sipil,” tambahnya.

“India kini sekali lagi mempunyai sistem politik yang sangat kompetitif.”

Hasil pemilu hari Selasa, kata Sanjay Singh dari Partai Aam Aadmi yang merupakan sekutu oposisi, menunjukkan bahwa masyarakat telah memilih menentang “kebencian dan kediktatoran.”

Pemilu tersebut, tambahnya, mengirimkan pesan kepada masyarakat bahwa “mereka bosan dengan 10 tahun pemerintahan BJP dan menginginkan perubahan.”

Ketika dampak kekalahan mengejutkan BJP menjadi jelas pada Selasa malam, Modi naik ke panggung di luar markas partainya. Dihujani kelopak mawar, dihiasi karangan bunga besar, dan berbicara sambil meneriakkan “Modi! Modi! Modi!” dia tidak mengakui kekalahannya.

“Hari ini adalah hari yang mulia,” gumamnya. “NDA akan membentuk pemerintahan untuk ketiga kalinya,” katanya mengacu pada koalisi sayap kanan yang dipimpin BJP, Aliansi Demokratik Nasional.

Dan meskipun tidak ada keraguan bahwa kelompok partai-partai lokal yang lebih kecil di NDA akan bersatu dengan BJP untuk membentuk pemerintahan, pemilu tetap menjadi ujian realitas bagi pemimpin populer tersebut.

“Ini merupakan peringatan bagi seorang pemimpin yang masih sangat, sangat populer,” kata Neelanjan Sircar, peneliti senior di Pusat Penelitian Kebijakan. “Tetapi banyak pemilih merasa telah melewati batas untuk mewujudkan demokrasi yang sangat dinamis.”

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Netanyahu Sebut Negara...
Netanyahu Sebut Negara Asia Ini Cinta Luar Biasa terhadap Israel
Partai Kecoa Viral di...
Partai Kecoa Viral di India, 350.000 Orang Sudah Mendaftar, Syarat Anggota: Pengangguran dan Malas
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Heli Militer Mi-17 Pakistan...
Heli Militer Mi-17 Pakistan Jatuh, 22 Tentara Tewas termasuk 3 Perwira
Rekomendasi
Juara 2 di Kompetisi...
Juara 2 di Kompetisi Berkuda Shark Anantya, Narantraya Jeihan Widjaya Tatap Porda Jabar
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
Pengusaha dan Buruh...
Pengusaha dan Buruh Menolak Pungutan Tabungan Perumahan Rakyat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved