Geng Paling Ditakuti Janji Jaga Masjid saat Muslim Kiwi Salat Jumat

Rabu, 20 Maret 2019 - 06:31 WIB
Geng Paling Ditakuti...
Geng Paling Ditakuti Janji Jaga Masjid saat Muslim Kiwi Salat Jumat
A A A
HAMILTON - Geng motor paling ditakuti di Selandia Baru, Mongrel Mob, berjanji akan menjaga Masjid Jamia di Hamilton selama warga Muslim Kiwi menjalankan salat Jumat. Penjagaan masjid itu sebagai dukungan terhadap komunitas Muslim setelah serangan teroris yang menewaskan 50 orang terjadi di dua masjid di Christchurch Jumat lalu.

Komitmen geng motor tersebut untuk menjaga Masjid Jamia disampaikan oleh presiden Mongrel Mob Waikato, Sonny Fatu.

Warga Selandia Baru dari semua kalangan telah mendukung komunitas Muslim lokal mereka sejak serangan teror selama salat Jumat di Masjid Al-Noor dan Masjid Linwood, di Christchurch, pekan lalu. Serangan teroris itu dilakukan Brenton Harrison Tarrant, 28, asal Australia.

Fatu, yang memimpin geng Mongrel Mob terbesar di Selandia Baru, telah menemui komunitas Muslim usai serangan teroris. Geng yang dipimpinnya menjanjikan dukungan damai.

Mongrel Mob bukan bukan satu-satunya geng mendukung komunitas Muslim lokal. Geng King Cobra, Black Power dan cabang Mongrel Mob lainnya juga telah menunjukkan dukungan mereka.

Geng Mongrel Mob di Australia juga berpatroli di sebuah masjid di Sydney sebagai dukungan untuk warga Muslim.

"Kami akan mendukung dan membantu saudara-saudari Muslim kami selama mereka membutuhkan kami," kata Fatu, dikutip Stuff.co.nz, Rabu (20/3/2019).

"Kami dihubungi oleh seorang perwakilan yang mengontak saya dan mengatakan bahwa beberapa saudara dan saudari Muslim kami merasakan ketakutan pada hari Jumat selama ibadah mereka, dan pertanyaan yang diajukan apakah kami bisa menjadi jaring pengaman agar mereka dapat berdoa di sana, damai tanpa rasa takut," ujarnya.

"Tentu saja kami akan melakukan itu, tidak ada pertanyaan tentang itu dan kami akan berpakaian dengan benar," paparnya.

Sebelumnya, anggota geng King Cobra disambut dengan hangat ketika mereka memberikan penghormatan kepada anggota senior masjid Al-Masjid Al-Jamie di Ponsonby pada hari Sabtu, sehari setelah dua masjid di Christchurch menjadi sasaran serangan teroris yang menewaskan 50 jamaah.

Asad Mohsin, anggota komunitas Muslim Waikato, mengatakan bahwa dia menghargai gerakan massa yang mendukung warga Muslim.

"Kami akan menyambut mereka untuk datang ke masjid dan berdoa bersama kami. Mereka adalah bagian dari kami karena kami adalah bagian dari mereka," katanya.

"Islam itu inklusif, bebas dari penilaian, kami tidak melihat anggota geng, kami melihat mereka. Kami menghargai mereka sebagai manusia dan kami menghargai bahwa mereka juga menghargai kami," ujarnya.

Fatu menambahkan bahwa ini adalah waktu untuk bersatu. Menurutnya, Islam sering salah diartikan.

"Perbedaan kita adalah lem yang menyatukan kita begitu erat. Kita sekarang harus fokus bukan pada di mana kita berada, tetapi ke mana kita akan pergi. Mari kita memperbaiki lubang di Waikato kita dan mengatur ulang strategi sisa perjalanan kita," ujarnya.
(mas)
Berita Terkait
Tsunami Matahari Spektakuler...
'Tsunami Matahari' Spektakuler Terangi Langit Selandia Baru
Jika Ada Selandia Baru,...
Jika Ada Selandia Baru, Apakah Ada Selandia Lama?
Singapura Minta Australia...
Singapura Minta Australia dan Selandia Baru Longgarkan Pembatasan untuk ASEAN
PM Ardern: Kapal Selam...
PM Ardern: Kapal Selam Nuklir Australia Dilarang Masuki Perairan Selandia Baru
Selandia Baru Buka Perbatasan...
Selandia Baru Buka Perbatasan dengan Australia Tahun Depan
Angkat Keberagaman,...
Angkat Keberagaman, Ardern Tunjuk Wanita Maori Bertato hingga Pria Gay Dalam Kabinetnya
Berita Terkini
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
55 menit yang lalu
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
1 jam yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
2 jam yang lalu
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
3 jam yang lalu
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
4 jam yang lalu
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
5 jam yang lalu
Infografis
Kim Jong-un Janji Perbanyak...
Kim Jong-un Janji Perbanyak Bom Nuklir saat Trump Ingin Lucuti Senjata Korut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved