Netanyahu: Tak Ada Gencatan Senjata di Gaza sampai Hamas Dihancurkan
Sabtu, 01 Juni 2024 - 19:53 WIB
loading...
A
A
A
“Tidak ada kesepakatan yang bisa dicapai sebelum tuntutan penarikan tentara pendudukan dan gencatan senjata dipenuhi,” katanya. Hamas tetap berkomitmen terhadap kehancuran Israel.
Perang Gaza dimulai pada 7 Oktober 2023 ketika kelompok Hamas menyerang wilayah Israel selatan, yang menurut rezim Zionis, menewaskan lebih dari 1.200 orang dan lebih dari 250 lainnya disandera.
Sedangkan invasi darat dan udara Israel di Gaza telah menghancurkan wilayah tersebut, menyebabkan kelaparan yang meluas, dan menewaskan lebih dari 36.000 orang menurut otoritas kesehatan Palestina, yang mengatakan sebagian besar korban tewas adalah warga sipil.
Bulan lalu Netanyahu menentang seruan para pemimpin dunia dengan mengirimkan pasukan Israel ke Rafah, tempat terakhir di Gaza yang kecil dan padat yang belum mereka masuki, menyebabkan lebih dari satu juta warga Palestina yang berlindung di sana menjadi pengungsi.
Israel mengatakan Rafah, yang berada di perbatasan dengan Mesir, adalah benteng utama terakhir Hamas di Gaza dan kampanyenya untuk menghancurkan kelompok tersebut tidak akan berhasil sampai pasukannya memasuki kota tersebut.
Pada hari Rabu, Penasihat Keamanan Nasional Netanyahu, Tzachi Hanegbi, mengatakan dia memperkirakan perang di Gaza akan terus berlanjut setidaknya hingga sisa tahun 2024.
Di Amerika Serikat, sekutu utama Israel, besarnya penderitaan warga sipil di Gaza telah memberikan tekanan pada Biden untuk menghentikan perang. Presiden berharap untuk memenangkan masa jabatan presiden kedua dalam pemilu November.
Perang Gaza dimulai pada 7 Oktober 2023 ketika kelompok Hamas menyerang wilayah Israel selatan, yang menurut rezim Zionis, menewaskan lebih dari 1.200 orang dan lebih dari 250 lainnya disandera.
Sedangkan invasi darat dan udara Israel di Gaza telah menghancurkan wilayah tersebut, menyebabkan kelaparan yang meluas, dan menewaskan lebih dari 36.000 orang menurut otoritas kesehatan Palestina, yang mengatakan sebagian besar korban tewas adalah warga sipil.
Bulan lalu Netanyahu menentang seruan para pemimpin dunia dengan mengirimkan pasukan Israel ke Rafah, tempat terakhir di Gaza yang kecil dan padat yang belum mereka masuki, menyebabkan lebih dari satu juta warga Palestina yang berlindung di sana menjadi pengungsi.
Israel mengatakan Rafah, yang berada di perbatasan dengan Mesir, adalah benteng utama terakhir Hamas di Gaza dan kampanyenya untuk menghancurkan kelompok tersebut tidak akan berhasil sampai pasukannya memasuki kota tersebut.
Pada hari Rabu, Penasihat Keamanan Nasional Netanyahu, Tzachi Hanegbi, mengatakan dia memperkirakan perang di Gaza akan terus berlanjut setidaknya hingga sisa tahun 2024.
Di Amerika Serikat, sekutu utama Israel, besarnya penderitaan warga sipil di Gaza telah memberikan tekanan pada Biden untuk menghentikan perang. Presiden berharap untuk memenangkan masa jabatan presiden kedua dalam pemilu November.
Lihat Juga :