Miliarder Jepang Maezawa Batalkan Misi Terbang Keliling Bulan, Ini Alasannya
Sabtu, 01 Juni 2024 - 18:59 WIB
loading...
Miliarder Jepang Yusaku Maezawa membatalkan misi keliling bulan dearMoon bersama para selebriti. Foto/REUTERS
A
A
A
TOKYO - Miliarder Jepang Yusaku Maezawa membatalkan misi “dearMoon”, yang menurut proyek tersebut akan menjadi penerbangan pribadi pertama mengelilingi bulan. Tim misi tersebut mengumumkan hal itu, Sabtu (1/6/2024).
Tim tersebut awalnya bertujuan untuk melakukan penerbangan keliling bulan dengan membawa selebriti di dalamnya pada akhir tahun lalu tetapi hal itu menjadi “tidak mungkin”, kata misi tersebut dalam sebuah pernyataan di situs webnya.
“Tanpa kepastian jadwal yang jelas dalam waktu dekat, dengan berat hati Maezawa mengambil keputusan yang tidak dapat dihindari untuk membatalkan proyek tersebut,” katanya, seperti dikutip Reuters.
“Kepada semua yang telah mendukung proyek ini dan menantikan upaya ini, kami dengan tulus mengapresiasinya dan meminta maaf atas hasil ini.”
Baca Juga: Korea Utara Tembakkan 10 Rudal Balistik ke Laut Jepang
Dalam posting-an terpisah di situs misi, Maezawa menyatakan bahwa penyebab pembatalan tersebut adalah ketidakpastian atas pengembangan proyek, dan mengatakan bahwa dia menandatangani kontrak pada tahun 2018 berdasarkan asumsi peluncuran akan dilakukan pada akhir tahun 2023.
“Ini adalah proyek pengembangan, jadi memang begitu, tapi masih belum pasti kapan Starship bisa diluncurkan,” kata Maezawa.
Tim tersebut awalnya bertujuan untuk melakukan penerbangan keliling bulan dengan membawa selebriti di dalamnya pada akhir tahun lalu tetapi hal itu menjadi “tidak mungkin”, kata misi tersebut dalam sebuah pernyataan di situs webnya.
“Tanpa kepastian jadwal yang jelas dalam waktu dekat, dengan berat hati Maezawa mengambil keputusan yang tidak dapat dihindari untuk membatalkan proyek tersebut,” katanya, seperti dikutip Reuters.
“Kepada semua yang telah mendukung proyek ini dan menantikan upaya ini, kami dengan tulus mengapresiasinya dan meminta maaf atas hasil ini.”
Baca Juga: Korea Utara Tembakkan 10 Rudal Balistik ke Laut Jepang
Dalam posting-an terpisah di situs misi, Maezawa menyatakan bahwa penyebab pembatalan tersebut adalah ketidakpastian atas pengembangan proyek, dan mengatakan bahwa dia menandatangani kontrak pada tahun 2018 berdasarkan asumsi peluncuran akan dilakukan pada akhir tahun 2023.
“Ini adalah proyek pengembangan, jadi memang begitu, tapi masih belum pasti kapan Starship bisa diluncurkan,” kata Maezawa.
Lihat Juga :