Tel Aviv Dihantam Dua Roket, Israel Bombardir Gaza

Jum'at, 15 Maret 2019 - 07:43 WIB
Tel Aviv Dihantam Dua...
Tel Aviv Dihantam Dua Roket, Israel Bombardir Gaza
A A A
GAZA - Pesawat-pesawat tempur Israel membombardir basis Hamas di selatan dan utara Jalur Gaza, Jumat (15/3/2019) pagi. Pemboman ini diklaim sebagai pembalasan atas serangan dua roket dari Gaza yang menghantam Tel Aviv semalam.

Para saksi mata Palestina mengatakan ledakan terdengar di Jalur Gaza ketika pesawat-pesawat Israel melakukan pemboman. Salah satu ledakan terjadi di Khan Younis, sisi selatan Jalur Gaza.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan bahwa mereka menyerang target "teroris". "Kami baru saja mulai menyerang situs-situs teror di Gaza. Detailnya silakan diikuti," tulis militer tersebut di Twitter melalui akun resminya, @IDF.

Serangan dua roket ke Tel Aviv tidak menimbulkan korban jiwa. Serangan itu memicu sirene meraung-raung.

Laporan awal dari media setempat mengatakan sistem pertahanan Iron Dome Israel menembak jatuh salah satu roket, dan satunya lagi menghantam area terbuka. Namun, tak lama kemudian IDF menolak laporan tersebut. Menurut IDF, tak ada roket yang ditembak jatuh oleh Iron Dome.

Sebelum serangan udara dimulai, pemerintah Israel telah menyerukan diplomat Qatar dan Mesir untuk meninggalkan Gaza sesegera mungkin. Hamas, gerakan Islamis yang mengendalikan Gaza, dilaporkan telah melakukan evakuasi massal dan mengumumkan keadaan darurat.

Media Israel melaporkan bukan Hamas, tapi bahwa Jihad Islam yang bertanggung jawab atas serangan dua roket ke Tel Aviv. Namun, kelompok Jihad Islam dengan cepat menyangkal bertanggung jawab. Begitu pula dengan Hamas yang mengaku tidak tahu siapa yang menembakkan kedua roket. Hamas sendiri menyatakan tidak tertarik pada eskalasi.

Meski tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap Tel Aviv, Menteri Pendidikan Israel dan anggota kabinet keamanan Naftali Bennett mengatakan kepada Russia Today bahwa dia yakin Hamas tetap memikul tanggung jawab atas insiden itu.

“Hamas telah menembakkan roket ke bagian selatan Israel selama kurang lebih satu tahun ini dan sekarang mereka menembakkan dua roket ke daerah Tel Aviv. Sudah waktunya untuk mengalahkan Hamas, saatnya untuk mendemiliterisasi Jalur Gaza," katanya.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melakukan pertemuan darurat dengan para pemimpin keamanannya di markas IDF di Tel Aviv setelah serangan dua roket. Para petinggi militer dilaporkan menyetujui respons "kuat, tetapi terukur".

Sementara itu, dalam langkah yang sangat langka, Hamas dilaporkan menawarkan bantuannya kepada Israel dalam menemukan para pelaku serangan roket.

Insiden hari Kamis malam adalah yang pertama kalinya sejak perang 2014 ketika roket dari Gaza terbang mendekati Tel Aviv.
(mas)
Berita Terkait
Netanyahu: Saya Satu-satunya...
Netanyahu: Saya Satu-satunya yang Bisa Cegah Berdirinya Negara Palestina setelah Perang
Terungkap, PM Israel...
Terungkap, PM Israel Benjamin Netanyahu Dipukul Putranya
PM Israel Benjamin Netanyahu...
PM Israel Benjamin Netanyahu Dilaporkan Jatuh Sakit Tertular Flu
Hamas Senang Turki Akan...
Hamas Senang Turki Akan Tangkap PM Israel Benjamin Netanyahu atas Genosida Gaza
Profil Eylon Levy, Jubir...
Profil Eylon Levy, Jubir PM Israel Benjamin Netanyahu yang Dipecat
Netanyahu Jalani Operasi...
Netanyahu Jalani Operasi Hernia Ketika Perang Israel-Hamas Berkecamuk
Berita Terkini
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
48 menit yang lalu
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
2 jam yang lalu
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
3 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
4 jam yang lalu
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
4 jam yang lalu
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
5 jam yang lalu
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved