Israel Dukung Penuh India dalam Perang Melawan Pakistan, Ini 5 Alasannya

Senin, 12 Mei 2025 - 02:20 WIB
loading...
Israel Dukung Penuh...
Israel mengirimkan drone untuk membantu India berperang melawan Pakistan. Foto/X/@vaaiibhavs
A A A
ISLAMABAD - Penempatan pesawat nirawak buatan Israel oleh India dalam serangan lintas batas terbarunya terhadap Pakistan telah menarik perhatian global, tidak hanya karena implikasi taktisnya, tetapi juga karena apa yang diisyaratkannya tentang kedalaman strategis aliansi India yang terus berkembang dengan Israel.

Selama perang, militer Pakistan mengklaim telah menembak jatuh 25 pesawat nirawak India — yang diidentifikasi sebagai amunisi Harop yang diproduksi oleh Israel Aerospace Industries — setelah pesawat-pesawat itu diduga melanggar wilayah udaranya.

Pesawat nirawak tersebut dilaporkan menargetkan sejumlah lokasi di kota-kota besar, termasuk Karachi dan Lahore, menyusul serangan rudal India sehari sebelumnya terhadap apa yang digambarkan New Delhi sebagai infrastruktur teroris di Kashmir dan Punjab yang dikelola Pakistan. Serangan tersebut merupakan balasan atas serangan teror bulan April di Kashmir yang dikuasai India yang menewaskan 24 wisatawan.

Penggunaan platform pesawat nirawak Israel oleh India dalam operasi ini mencerminkan aliansi yang telah matang selama beberapa dekade.

Israel Dukung Penuh India dalam Perang Melawan Pakistan, Ini 5 Alasannya

1. Drone Israel Memainkan Peran Strategis dalam Militer India

Oshrit Birvadker, seorang peneliti senior di Jerusalem Institute for Strategy and Security (JISS) dan seorang pakar dalam hubungan India-Timur Tengah, mengatakan kepada The Times of Israel bahwa pengerahan pesawat nirawak Harop dan Heron Mark-2 dalam serangan ini menggambarkan bagaimana “Israel memainkan peran yang signifikan dan terus berkembang dalam strategi militer India saat ini, khususnya mengingat adanya eskalasi dengan Pakistan dan konteks kontraterorisme yang lebih luas.”

Ia mencatat bahwa “India adalah pembeli internasional terbesar sistem pertahanan dari Israel Aerospace Industries” dan bahwa pesawat nirawak canggih tersebut telah “secara signifikan memperluas kemampuan pengawasan dan serangan ketinggian tinggi [India].”

Baca Juga: Pakar Ini Ungkap Banyak Kejutan Pakistan yang Mengecoh Militer India

2. Drone Israel Dinilai Efektif dalam Pertempuran Jarak Jauh

Menurut situs web IAI, amunisinya yang dapat terbang rendah dirancang untuk menyediakan kemampuan respons cepat dan fleksibel di berbagai skenario operasional — mulai dari misi jarak pendek hingga pertempuran jarak jauh — sekaligus memberikan pengumpulan intelijen waktu nyata dan potensi serangan presisi.

Fitur-fitur ini membuatnya sangat efektif di lingkungan pertempuran yang tidak dapat diprediksi dan kompleks, termasuk daerah perkotaan yang padat penduduk seperti Karachi dan Lahore.

3. India Bukan Hanya Pasar, tapi Mitra Strategis Israel

Birvadker menjelaskan bahwa meskipun ekspor senjata Israel ke India, termasuk sistem canggih seperti pesawat nirawak bunuh diri, bersifat "transaksional", namun juga memiliki "bobot politik dan strategis tersirat".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Laba Maskapai Penerbangan...
Laba Maskapai Penerbangan Global Diprediksi Anjlok Imbas Lonjakan Harga Avtur 
Rekomendasi
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
WSIS Prizes 2026 PBB:...
WSIS Prizes 2026 PBB: Dua Program Digitalisasi Kemendikdasmen Diakui Dunia
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Berita Terkini
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved