Peretas Rusia dan China Serang Basis Data KPU Indonesia

Kamis, 14 Maret 2019 - 14:48 WIB
Peretas Rusia dan China...
Peretas Rusia dan China Serang Basis Data KPU Indonesia
A A A
JAKARTA - Peretas Rusia dan China menyerang basis data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Indonesia dalam upaya untuk mengganggu pemilihan presiden 17 April 2019 mendatang. Hal itu diungkap Ketua KPU Arief Budiman kepada Bloomberg, Rabu (13/3/2019).

Belum jelas apakah para peretas asing itu mewakili orotitas negara terkait atau bukan. Menurut Arief KPU menghadapi gelombang serangan siber yang diduga untuk mengacaukan proses pemilu.

"Termasuk upaya untuk memanipulasi atau memodifikasi konten serta untuk menciptakan apa yang disebut pemilih hantu, atau identitas pemilih palsu," kata Arief.

"Mereka mencoba meretas sistem kami," lanjut dia. "Tidak hanya setiap hari. Hampir setiap jam," imbuh Arief.

Arief mengaku belum tahu apakah motif serangan siber ini untuk mengganggu Indonesia atau untuk membantu salah satu kandidat presiden menang. "Perilaku pemilih dapat diubah dengan melegitimasi penyelenggara pemilu," katanya, merujuk pada KPU.

Kementerian Luar Negeri China menegaskan bahwa Beijing tidak ikut campur urusan dalam negeri negara-negara lain. Kementerian itu dalam sebuah pernyataan Rabu malam dengan tegas menentang peretasan.

Indonesia, lanjut kementerian tersebut belum memberikan informasi tentang tuduhan serangan siber itu. Namun, China mengaku siap bekerja sama dalam memerangi peretasan jika ada bukti.

Sementara itu, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Rusia menolak tuduhan serangan siber di Indonesia. Menurutnya, tuduhan itu tidak berdasar.

Peskov mengatakan negaranya tidak ikut campur urusan dalam negeri negara lain. "Rusia tidak berniat ikut campur dalam urusan negara lain, terutama dalam proses pemilu. Kami tidak suka kalau itu dilakukan untuk kami dan kami tidak pernah melakukannya," kata Peskov.
(mas)
Berita Terkait
Ukraina Lirik Bantuan...
Ukraina Lirik Bantuan dari China
Indonesia Campakkan...
Indonesia Campakkan Pernyataan Bersama Pentagon tentang China dan Rusia
Indonesia Resmi Jadi...
Indonesia Resmi Jadi Anggota BRICS
Geliat Manufaktur Indonesia...
Geliat Manufaktur Indonesia Lewati China dan Rusia
3 Keuntungan Indonesia...
3 Keuntungan Indonesia Resmi Menjadi Anggota BRICS
Indonesia Resmi Gabung...
Indonesia Resmi Gabung BRICS, BUMN Ketiban Untung?
Berita Terkini
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
27 menit yang lalu
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
1 jam yang lalu
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
2 jam yang lalu
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
2 jam yang lalu
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
3 jam yang lalu
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
3 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved