Hamas Fleksibel dengan Masa Depan Gaza Pascaperang

Kamis, 30 Mei 2024 - 15:45 WIB
loading...
A A A
Secara militer, sayap bersenjata Hamas, Brigade Al Qassam, telah menunjukkan kemampuan mereka untuk muncul kembali di wilayah yang telah dibersihkan Israel dan menghadapi tentara dalam pertempuran jarak dekat.

Masalah ini telah dicatat dengan rasa frustrasi oleh para jenderal penting AS.

Pekan lalu, Jenderal Charles Brown, ketua kepala staf gabungan, mengkritik strategi Israel di Gaza dalam teguran publik yang jarang terjadi.

“Anda tidak hanya harus benar-benar masuk dan menyingkirkan musuh apa pun yang Anda hadapi, Anda juga harus masuk, mempertahankan wilayah tersebut, dan kemudian Anda harus menstabilkannya,” ungkap Brown, merujuk pada tugas besar pasukan Israel di Gaza.

Hanya beberapa hari kemudian Hamas mengklaim telah menangkap sekelompok tentara Israel dalam penyergapan di satu kompleks terowongan di tengah pertempuran sengit di kamp pengungsi Jabalia di utara, yang diklaim telah dibersihkan tentara Israel pada Desember.

Klaim tersebut dibantah Israel, namun Brigade Qassam kemudian merilis video yang menunjukkan para pejuang menarik seorang pria ke dalam terowongan yang tampaknya tidak sadarkan diri.

Dia ditarik bersama perlengkapan militernya. Video tersebut secara terpisah menunjukkan tiga senapan semi-otomatis dan perlengkapan militer lainnya yang menurut Hamas diambil dari warga Israel yang ditangkap.

Sumber ketiga yang mengetahui situasi di Gaza mengatakan kepada MEE bahwa mereka memperkirakan hanya 20% dari jaringan terowongan yang telah dihancurkan Israel dan kompleks bawah tanah tersebut terus menyediakan tempat berlindung, transportasi, dan tempat pembuatan senjata dan rudal.

Selain mendaur ulang bahan peledak berkekuatan tinggi dari bom dan rudal Israel yang gagal meledak, Hamas juga menyita sejumlah besar senjata ringan dan peralatan selama serangan Israel baru-baru ini di Khan Younis.

“Setelah pertempuran setiap hari, unit-unit yang diawaki pasukan cadangan muda dilaporkan meninggalkan posisi mereka pada malam hari dan meninggalkan sebagian besar peralatan mereka,” ungkap sumber itu.

MEE menghubungi tentara Israel dan kementerian luar negeri untuk memberikan komentar tetapi tidak menerima tanggapan.

Hamas telah Belajar dari Perang Sebelumnya


Sumber Palestina yang mengetahui kebijakan Hamas mengatakan kelompok itu yakin dengan basis dukungannya di Gaza, dan mengatakan meskipun kehancuran meluas, ada perpecahan yang lebih besar di Israel mengenai arah perang.

“Meskipun ada ketidakseimbangan kekuatan antara Hamas dan Israel, Hamas telah mengambil pelajaran dari perang sebelumnya,” papar sumber itu.

“Gambaran perlawanan (kelompok Palestina seperti Hamas) di antara masyarakat kami di Gaza adalah perlawanan tersebut berjuang atas nama rakyat, sementara warga Israel berpikir Netanyahu berjuang demi kepentingan pribadinya,” pungkas dia.

Baca juga: Hamas Rilis Pesan Singkat Misterius Tentara Israel yang Disandera: Nama Saya Alexander
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Putin: Rusia Siap Berkompromi...
Putin: Rusia Siap Berkompromi untuk Capai Perdamaian dengan Ukraina
Istana Kepresidenan...
Istana Kepresidenan Slovenia Kibarkan Bendera Palestina, Singgung Genosida Gaza
Rekomendasi
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Berita Terkini
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Infografis
10 Jurusan dengan Pendaftar...
10 Jurusan dengan Pendaftar Terbanyak SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved