Hamil karena Diperkosa, Gadis 10 Tahun di Brazil Didemo Kelompok Agama
Kamis, 20 Agustus 2020 - 00:05 WIB
loading...
A
A
A
“Tapi kami tidak terkejut karena kami tahu kami memiliki presiden yang mendukung pertunjukan kebencian ini.”
Para pengunjuk rasa dilaporkan berusaha mencegah direktur rumah sakit memasuki gedung dan mencoba masuk ke dalam, sampai Polisi Militer dipanggil untuk menjaga unit tersebut.
Viana menambahkan bahwa gadis muda itu sangat ingin kembali bermain sepak bola. “Dia sangat kuat—tapi dia masih anak-anak… Dia akan membutuhkan dukungan psikologis jangka panjang. Dia mengerti semua yang dia alami. "
Dalam catatannya, Facebook mengatakan; "Video yang dipermasalahkan telah dihapus karena melanggar kebijakan kami dengan mempromosikan potensi bahaya bagi orang-orang di dunia offline secara terkoordinasi."
Menurut manajemen rumah sakit, gadis itu pulih dengan baik setelah menjalani prosedur tersebut.
Departemen Kesehatan Pernambuco menyatakan bahwa prosedur tersebut dilakukan dengan otorisasi yudisial dan bahwa "semua parameter hukum diikuti dengan ketat".
Kantor Kejaksaan Anak dan Remaja Sao Mateus sedang menyelidiki apakah kelompok agama mencoba menekan keluarga gadis itu untuk tidak melakukan aborsi, karena pihak berwenang menganalisis rekaman audio yang dikirimkan kepada mereka.
Para pengunjuk rasa dilaporkan berusaha mencegah direktur rumah sakit memasuki gedung dan mencoba masuk ke dalam, sampai Polisi Militer dipanggil untuk menjaga unit tersebut.
Viana menambahkan bahwa gadis muda itu sangat ingin kembali bermain sepak bola. “Dia sangat kuat—tapi dia masih anak-anak… Dia akan membutuhkan dukungan psikologis jangka panjang. Dia mengerti semua yang dia alami. "
Dalam catatannya, Facebook mengatakan; "Video yang dipermasalahkan telah dihapus karena melanggar kebijakan kami dengan mempromosikan potensi bahaya bagi orang-orang di dunia offline secara terkoordinasi."
Menurut manajemen rumah sakit, gadis itu pulih dengan baik setelah menjalani prosedur tersebut.
Departemen Kesehatan Pernambuco menyatakan bahwa prosedur tersebut dilakukan dengan otorisasi yudisial dan bahwa "semua parameter hukum diikuti dengan ketat".
Kantor Kejaksaan Anak dan Remaja Sao Mateus sedang menyelidiki apakah kelompok agama mencoba menekan keluarga gadis itu untuk tidak melakukan aborsi, karena pihak berwenang menganalisis rekaman audio yang dikirimkan kepada mereka.
(min)
Lihat Juga :