Armada Helikopter Iran Diperiksa Ketat setelah Kecelakaan Fatal

Sabtu, 25 Mei 2024 - 21:21 WIB
loading...
A A A
Helikopter tersebut telah diproduksi sejak tahun 1972 dan saat ini digunakan di 50 negara. Ukuran armada sebenarnya Iran untuk Mil Mi-24 tidak diketahui.

Baru-baru ini, Iran mengonfirmasi pembelian helikopter serang Mi-28 Rusia, yang terkenal dengan kemampuan tempurnya. Selain itu, rencana produksi bersama helikopter serang Mi-28 dan Ka-52 di Iran telah diumumkan.

Akuisisi Terbaru dan Produksi Lokal

Iran telah mengambil langkah-langkah untuk memproduksi dan memodifikasi model helikopter yang ada secara lokal sebagai tanggapan terhadap sanksi dan kekurangan suku cadang yang diakibatkannya.

Shabaviz 206-1 adalah versi rekayasa balik dari Augusta-Bell AB-206 dan Shabaviz 2-75 adalah model produksi Bell 214C di Iran. Kedua helikopter tersebut menghadapi tuntutan hukum paten yang diajukan di AS.

Iran juga telah mengembangkan helikopter ringan mirip Bell 206, Shahid-278 yang merupakan gabungan beberapa helikopter.

Saba-248, yang dioperasikan Iran pada tahun 2016-2017, adalah helikopter serbaguna bermesin ganda dan bersayap empat, mirip dengan helikopter seperti AgustaWestland AW119 dan Bell 427.

Iran juga telah merekayasa ulang helikopter AH-1J Cobra miliknya, yang tidak lagi digunakan pada tahun 1999 karena kekurangan cadangan.

Helikopter ini sekarang dilengkapi sistem lapis baja, radar, dan inframerah yang diperkuat, dan mampu menembakkan peluru kendali anti-tank.

Shahid-285 yang diperkenalkan pada Mei 2009 diklaim sebagai helikopter serang canggih yang dapat digunakan dalam pertempuran laut dan udara.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
Trump: Pasukan AS Segera...
Trump: Pasukan AS Segera Serang Lokasi Gunung Pickaxe Iran dengan Sangat Hebat
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Perang Lawan Iran Semakin...
Perang Lawan Iran Semakin Panas! AS Minta Warganya di Seluruh Dunia Waspada
Rekomendasi
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved