Mengapa Banyak Pejabat Militer Rusia Ditangkap?

Sabtu, 25 Mei 2024 - 23:23 WIB
loading...
A A A
Pejabat kementerian kelima dilaporkan ditangkap pada hari Kamis – Vladimir Verteletsky, dari departemen pengadaan pertahanan. Dia didakwa melakukan penyalahgunaan jabatan yang mengakibatkan kerugian senilai lebih dari 70 juta rubel (sekitar USD776.000), kata Komite Investigasi.

Selain itu, wakil kepala layanan penjara federal untuk wilayah Moskow, Vladimir Telayev, ditangkap pada Kamis atas tuduhan suap besar-besaran, kata laporan Rusia.

Baca Juga: Laporan Militer Iran: Tidak Ada Serangan dalam Kecelakaan Helikopter Presiden Raisi

Korupsi Sangat Membelenggu Militer Rusia

Mengapa Banyak Pejabat Militer Rusia Ditangkap?

Foto/AP

Penangkapan tersebut menunjukkan bahwa korupsi yang “sangat mengerikan” di Kementerian Pertahanan tidak akan lagi ditoleransi, kata Richard Connolly, pakar ekonomi Rusia di Royal United Services Institute di London.

Tak lama setelah pelantikannya, Putin menggantikan Shoigu sebagai menteri pertahanan dengan Andrei Belousov, seorang ekonom. Peskov mengatakan peningkatan anggaran pertahanan Rusia harus disesuaikan dengan perekonomian yang lebih luas.

Peskov mengatakan anggaran pertahanan Rusia adalah 6,7% dari produk domestik bruto. Ini merupakan tingkat yang belum pernah terlihat sejak era Soviet.

“Ada pandangan bahwa dana ini perlu dibelanjakan dengan lebih bijaksana,” kata Connolly.

Mengapa Banyak Pejabat Militer Rusia Ditangkap?

Foto/AP

Sebelum kematiannya dalam kecelakaan pesawat yang masih misterius tahun lalu, pemimpin tentara bayaran Yevgeny Prigozhin memimpin pemberontakan singkat melawan kepemimpinan militer negara tersebut, dengan mengatakan bahwa mereka salah mengatur perang dan tidak memberikan senjata dan amunisi kepada pasukannya.

Penunjukan Belousov adalah “pengakuan enggan dari Kremlin” bahwa mereka harus memperhatikan masalah ini, kata Gould-Davies.

Perang juga penting untuk dikelola dengan benar karena perekonomian Rusia bergantung padanya. Warga Rusia memperoleh gaji lebih tinggi yang didorong oleh boomingnya sektor pertahanan. Meskipun hal ini menimbulkan masalah inflasi, hal ini memungkinkan Putin untuk terus memenuhi janjinya untuk meningkatkan standar hidup.

Greene mengatakan pemerintah perlu “menjaga perang tetap berjalan agar perekonomian tetap berjalan,” namun juga harus memastikan biaya – dan korupsi – tidak lebih tinggi dari yang diperlukan.

Connolly mengatakan ada kemungkinan juga bahwa Belousov, menteri pertahanan yang baru, akan menyingkirkan rekan-rekan pendahulunya dan mengirimkan pesan bahwa “segala sesuatunya akan dilakukan secara berbeda.”

Perubahan lainnya termasuk Wakil Menteri Pertahanan Yuri Sadovenko, yang digantikan oleh Oleg Saveliev, mantan ajudan Belousov, dan mantan juru bicara Shoigu Rossiyana Markovskaya, yang mengatakan dia akan pindah ke pekerjaan baru.

Kasus Popov mungkin berbeda. Dia bertempur di Ukraina dan diskors pada Juli 2023 karena mengkritik kepemimpinan Kementerian Pertahanan – seperti Prigozhin – dan menyalahkan kementerian tersebut atas kurangnya senjata dan jalur pasokan yang buruk yang menyebabkan banyak korban di pihak Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Iran Dilaporkan Tolak...
Iran Dilaporkan Tolak Mentah-Mentah Proposal Gencatan Senjata AS
Rekomendasi
Punya Usaha di Bangunan...
Punya Usaha di Bangunan Cagar Budaya? Ini Ketentuan Pengurangan PBB-P2 di Jakarta
PWNU Jateng dan Konjen...
PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok Jalin Kerja Sama Pendidikan, Gus Rozin Ikuti Jejak Gus Dur
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Berita Terkini
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved