Pembunuh Berantai Robert Pickton Diserang di Penjara, Kemungkinan Tak Bisa Bertahan Hidup

Jum'at, 24 Mei 2024 - 12:58 WIB
loading...
Pembunuh Berantai Robert...
Robert William Pickton (74), pembunuh berantai asal Kanada, diserang dengan kejam di penjara. Dia kemungkinan tak bisa bertahan hidup. Foto/news.com.au
A A A
VANCOUVER - Robert William Pickton (74), pembunuh berantai asal Kanada, telah diserang dengan kejam di penjara. Dia menjalani hukuman atas pembunuhanpuluhan perempuan yang dia pikat ke peternakan babinya.

Mengutip Vancouver Sun, Jumat (24/5/2024), Pickton berada di unit intervensi terpisah di Port-Cartier Institution dengan keamanan maksimum ketika kepalanya ditombak dengan gagang sapu yang patah pada Minggu malam.

Pickton berada dalam kondisi kritis dan diperkirakan tidak dapat bertahan hidup.

Penyerang Pickton yang berusia 51 tahun—yang namanya belum dirilis—telah menjalani tugas di sel isolasi karena penyerangan sebelumnya terhadap narapidana lain.

“Keselamatan dan keamanan (Port-Cartier) Institution adalah yang terpenting dan penyelidikan atas apa yang terjadi saat ini sedang dilakukan,” kata Lembaga Pemasyarakatan Kanada kepada New York Post dalam sebuah pernyataan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT,...
Ghana Sahkan RUU Anti-LGBT, Membela Gay Bakal Dipenjara 5 Tahun
360 Anak dan 84 Perempuan...
360 Anak dan 84 Perempuan Palestina Terpaksa Sambut Iduladha di Penjara Israel
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
Jet Tempur F-16 AS Tembak...
Jet Tempur F-16 AS Tembak Benda Dikira UFO Pakai Rudal Rp9 Miliar, Ternyata Balon Pramuka
Rekomendasi
Jelang 1 Muharram, Ulama...
Jelang 1 Muharram, Ulama Anjurkan Minum Susu Putih Sebelum Subuh, Ini Alasannya
Berawal dari HP Kentang,...
Berawal dari HP Kentang, Adang Haedaroh Sukses Jadi Kreator Gaming dengan 61 Ribu Followers
Limbad Jenguk Haji Bolot...
Limbad Jenguk Haji Bolot di Rumah Sakit, Doakan Sang Komedian Cepat Sembuh
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved